Aksi Nasional Aliansi BEM SI di Pekanbaru

Dibaca: 5250 kali  Jumat,23 Februari 2018
Aksi Nasional Aliansi BEM SI di Pekanbaru
Ket Foto : Aksi Nasional Aliansi BEM SI di Pekanbaru

RADARPEKANBARU.COM - Setelah melewati rangkaian agenda Musyawarah Nasional BEM SI ke XI dan telah terpilihnya BEM KM ITB sebagai Koordinator Pusat BEM SI selama satu periode kedepan yang digelar di Provinsi Riau.

Kamis (22/02/2018) Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Indonesia mengadakan Aksi Nasional yang mengangkat isu UU MD 3, Kedaulatan Energi dan isu lainnya.

Tepat pukul 14.30 WIB Aliansi BEM SI yang telah berkumpul di Asrama Haji, Pekanbaru mulai berjalan menuju titik aksi di Kantor DPRD Riau. Aksi yang melibatkan seluruh BEM se-Indonesia tersebut digelar pasca pelantikan pengurus BEM SI.

Spanduk-spanduk propaganda, ikat kepala warna hitam, aksi bakar ban, dan berbagai bendera kelembagaan BEM se-Indonesia turut mewarnai aksi mahasiswa seluruh Indonesia di depan halaman Kantor DPRD Riau. 

Aksi tersebut digelar mahasiswa sebagai bentuk penolakan sekaligus mendesak Presiden dan DPR RI mencabut Undang-undang (UU) tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD (MD3) yang baru disahkan DPR dan menolak berbagai kebijakan pemerintah yang dinilai membuat rakyat menderita.

Menolak segala bentuk pelemahan penyampaian pendapat di muka umum dan kritik terhadap pejabat negara, baik eksekutif, legislatif dan yudikatif.

Massa aksi yang diperkirakan mencapai 400 mahasiswa tersebut terus mendesak agar DPRD Riau mendengar aspirasi rakyat dan pro rakyat. UU MD3 yang telah disahkan dianggap berlawanan dengan semangat demokrasi yang digaungkan. Kebijakan yang dilahirkan adalah intrik politik semata.

Rinaldi selaku Presiden Mahasiswa menyampaikan bahwa pada hari ini yang dibahas adalah permasalahan rakyat.

"Saya telah membawa seluruh mahasiswa hadir ke Riau maka sambutlah kedatangan kami dengan baik. Kami hanya minta masuk ke rumah rakyat, sebab permasalahan rakyat harus di bahas di rumah rakyat", ungkapnya. 

Hingga sore hari massa aksi juga belum bisa masuk ke dalam kantor DPRD. Walaupun Wakil DPRD Riau, yakni Dr. Sunaryo telah menemui massa aksi di luar, namun tetap saja massa aksi ingin masuk ke dalam dan mengajak berdiskusi terkait permasalahan yang terjadi di Indonesia.

Sunaryo menyampaikan ucapan selamat kepada mahasiswa yang telah melaksanakan Munas dan mengucapkan terimakasih kepada massa aksi yang sudah jauh-jauh datang ke Riau. 

Lebih lanjut ia menyebutkan terkait UU MD3 yang telah disahkan, DPRD akan membuat surat permohonan revisi yang akan diteruskan ke pimpinan DPRD RI melalui surat resmi tekait tuntutan dari mahasiswa. Selain itu ia turut apresiasi karena mahasiswa tela memperingatkan wakil rakyat agar selalu berpihak kepada rakyat. 

Tidak hanya sampai disitu, aksi juga diwarnai dengan mengumpulkan cuttonbad yang telah dibagikan kepada aksi massa. Tindakan tersebut yang memiliki pesan tersirat, bahwa agar telinga para penguasa rezim tidak pura-pura tuli dan dapat mendengar jeritan-jeritan rakyat.

Bersamaan dengan Aksi Nasional tersebut, Aliansi BEM SI menyatakan sikapnya dengan monolak UU MD3, melalui simbol Tugu Rakyat, dengan tuntutan :

1. Memperingatkan wakil rakyat agar selalu berpihak pada kepentingan rakyat. 

2. Menolak implementasi dari UU MD3
Tertanda, Aliansi BEM SI

Tuntutan tersebut telah dibacakan dan disahkan dengan ketokan palu sidang di depan DPRD Riau. Dilanjutkan dengan nyanyian-nyanyian sebagai semangat aksi simbol perjuangan pergerakan mahasiswa serta tidak lupa Sumpah Mahasiswa yang telah menggelora di Provinsi Riau.

Selanjutnya massa aksi berjalan kembali ke penginapan yang bertempat di Asrama Haji, Pekanbaru. (Rls/RN)

Akses RadarPekanbaru.Com Via Mobile m.RadarPekanbaru.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »