Rebutan Basis Suara Kandidat Gubernur Riau

Dibaca: 8841 kali  Kamis,18 Januari 2018
Rebutan Basis Suara Kandidat Gubernur Riau
Ket Foto :

RADARPEKANBARU.COM.- Persaingan merebut kursi Gubernur Riau diprediksi berlangsung ketat. Sebab para kandidat sama-sama percaya diri untuk menang di Pilkada serentak 2018. Menurut pengamat politik, Jupendri peta persaingan para calon Gubernur Riau masih belum ada yang mendominasi.

"Kita masih melihat seperti tanah datar, semua calon PD (percaya diri) menang," katanya. Keempat pasang calon tersebut Andi Rachman-Suyatno (Golkar, Hanura, PDIP), Lukman Edy-Hardianto (PKB, Gerindra), Firdaus MT-Rusli Efendi (Demokrat, PPP), kemudian Syamsuar-Edy Natar (PKS, Nasdem, PAN).

Dekan Fakultas Ilmu Komukasi Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) ini mencoba memetakan kekuatan masing-masing calon. "Dari sisi Geografis Riau pesisir menjadi wilayah yang paling banyak diperebutkan," katanya. Syamsuar diprediksi peroleh banyak suara dari Siak sebab dirinya masih berstatus bupati disana.

Lalu Kepulauan Meranti, juga Syamsuar dipercaya meraup banyak dukungan, sebab pernah menjadi Plt bupati disana. Walau nantinya suara Meranti juga terbagi sebab Hardianto, wakil dari Lukman Edy berasal dari Suku Akit yang mendiami sebagian Meranti dan Bengkalis. Rohil dipercaya Syamsuar akan dapatkan dukungan sebab lahir disana. "Tetapi Rohil akan diperebutkan Syamsuar, Suyatno, dan Rusli Efendi. Sebab ketiganya berasal dari negeri seribu kubah tersebut.

Namun Suyatno yang merupakan pasangan Andi Rachman diuntungkan sebab masih berstatus Bupati Rohil. Jadi Syamsuar dan Rusli Efendi hanya mendapatkan irisan," ujarnya. Kemudian Pekanbaru ini dukungan suara juga akan terbagi antara Firdaus MT dengan Andi Rachman. "Firdaus MT sebagai walikota memang diuntungkan, tetapi dari faktor ketokohan Andi Rachman yang keluarganya dikenal di Pekanbaru juga akan mendapatkan irisan suara. Jadi Pekanbaru sendiri tidak bulat memilih Firdaus," katanya. Sebagai putra daerah Lukman Edy diprediksi mampu peroleh banyak suara di Indragiri Hilir (Inhil) . Demikian juga Edy Natar, yang disebut mampu menambah dukungan suara untuk Syamsuar di Rokan Hulu (Rohul) .

"Nah kalau bicara partai yang menang di pilkada sebelumnya, maka Andi Rachman sebagai Ketua Golkar Riau dapat irisan suara dari Inhil dan Rohul. Demikian juga dari Pelalawan, Indragiri Hulu, Bengkalis, termasuk juga Siak sebenarnya, maka kader partai Golkar akan berusaha memenangkan Andi Rachman," sebutnya. Sebagai tokoh PPP, Rusli Efendi dapat memperkuat suara untuk Firdaus MT dari Kampar. "Karena Bupati Kampar dari PPP, Kuansing juga PPP sudah jelas jadi basis untuk Firdaus MT. Disamping juga Firdaus sebagai tokoh Kampar," sebutnya.

Namun menarik Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi merupakan kader PKS. Maka suara Pekanbaru besar kemungkinan juga terbagi untuk Syamsuar-Edy Natar. "Jadi sebenarnya Pilgub Riau masih menarik untuk disimak.

Karena tidak ada yang mendominasi lumbung suara, termasuk incumbent Andi Rachman. Tinggal lagi cara pendekatan meraih simpati masyarakat lagi yang menjadi penentu," katanya.(R24)

Akses RadarPekanbaru.Com Via Mobile m.RadarPekanbaru.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »