Kapolresta Pekanbaru Sebut Angka Kejahatan Menurun Selama 2017

Dibaca: 5526 kali  Sabtu,30 Desember 2017
Kapolresta Pekanbaru Sebut Angka Kejahatan Menurun Selama 2017
Ket Foto :
RADARPEKANBARU.COM  - Kepolisian Resor Kota Pekanbaru menyebutkan, tingkat kejahatan dalam keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menurun pada tahun 2017 dibanding tahun sebelumnya.

"Tahun 2016 ada 2.043 kasus, turun menjadi 1.847 kasus pada tahun 2017. Cukup jauh penurunannya, sekitar 196 kasus, atau 9,59 persen," kata Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto SIK SH MH dalam ekspos akhir tahun di Pekanbaru, Jumat (29/12/2017).

Dijelaskannya, kasus yang paling menonjol adalah pencurian dengan pemberatan (Curat) yakni sebanyak 381 kasus. Kedua adalah kasus narkotika dan obat-obatan terlarang. Namun ini dilihat bukan berarti kejahatan tinggi, tapi merupakan prestasi anggota dalam mengungkap kasus.

Sedangkan peringkat ketiga adalah kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).

"Kita lihat narkoba ada 234 kasus, ini adalah prestasi anggota, kalau 100 saja bisa, tapi artinya itu tidak ada penangkapan. Jadi narkoba jangan dilihat merupakan suatu bentuk kejahatan yang timbul, tapi kinerjanya," jelas pria yang akrab dipanggil dengan sebutan Tanto ini.

Sementara untuk satuan yang banyak menangani kejahatan tetap Polresta Pekanbaru baik tahun 2016 maupun 2017. Untuk Kepolisian Sektor (Polsek) jajaran Polresta Pekanbaru pada tahun 2016 yang paling banyak adalah Polsek Tampan, Bukit Raya, dan Tenayan Raya.

Pada tahun 2017, kata Tanto, pihaknya telah berupaya menekan kejahatan di Kecamatan Tampan dengan melakukan banyak kegiatan, diantaranya dengan melakukan patroli baik Sabhara maupun Reskrim. Hingga akhirnya pada tahun 2017 ini yang paling tinggi di luar Polresta Pekanbaru adalah Polsek Bukit Raya, Tenayan Raya, dan Limapuluh.

"Di tahun 2017, kita 'bombardir' Tampan, patroli dan kegiatan penyuluhan kita tingkatkan dan akhirnya kita bisa menekan angka kejahatan di Tampan. Kedepannya Bukit Raya dan Tenayan Raya akan jadi skala prioriras karena punya dua wilayah kecamatan," ungkapnya.

Untuk Polsek Bukit Raya terdiri dari Kecamatan yakni, Bukit Raya dan Marpoyan Damai. Sementara Polsek Tenayan Raya terdiri dari Kecamatan Tenayan Raya dan Sail. Pun begitu, kata Tanto kejahatan di wilayah Polsek Bukit Raya menurun dari 230 pada tahun 2016 dan 163 di 2017.

Kemudian, untuk Polsek yang teraman adalah Polsek Rumbai Pesisir, Pekanbaru Kota, dan Sukajadi. Namun begitu, bukan berarti ini tidak dikhawatirkan potensi gangguan kamtibmasnya, patroli juga terus ditingkatkan.

Saat ini, sambung Susanto, Polresta Pekanbaru memiliki jumlah 1360 personil, idealnya untuk penduduk yang berjumlah 1,01 juta jiwa adalah 1660 personil.

"Jadi sekarang ini untuk Kota Pekanbaru perbandingannya adalah satu polisi bekerja untuk 745 jiwa," ungkapnya. Walau dengan personil yang kurang, pihaknya akan terus bekerja dan berupaya dalam menekan angka kamtibmas di 2018 nanti.(ckp)
 
Akses RadarPekanbaru.Com Via Mobile m.RadarPekanbaru.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »