Pemprov Riau Siapkan Rp 400 Miliar Untuk Replanting Sawit

Dibaca: 6551 kali  Jumat,15 Desember 2017
Pemprov Riau Siapkan Rp 400 Miliar Untuk Replanting Sawit
Ket Foto : Gubri H Arsyadjuliandi Rachman

RADARPEKANBARU.COM- Pemerintah melalui Badan Pengelola Bantuan Perkebunan (BPBP) telah menyiapkan 400 miliar untuk bantuan replanting petani sawit. Namun, bantuan dana replanting ini tidak tersedia untuk semua petani sawit.

Namun, menurut Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit, Bayu Krisnamurthi Kamis (14/12/17) tidak semua petani sawit mendapatkan bantuan BPBP. Karena ada beberapa persyaratannya yang harus dipenuhi petani.

"Karena itu, petani kita harus siap dan Mandiri untuk replanting itu. Jangan menunggu bantuan dari pemerintah," tambah Bayu.

Bayu menambahkan, usia ekonomis kelapa sawit mencapai 25 tahun. Dalam kurun waktu 25 tahun itu, petani Riau harus memiliki planing untuk persiapan replanting kebunnya setiap 25 tahun tanpa harus menunggu bantuan dari pemerintah.

Sementara sebelumnya, Provinsi Riau mendapat jatah replanting atau peremajaan kebun kelapa sawit sebanyak 2.400 hektare dari anggaran Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).

Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman mengatakan peremajaan kebun kelapa sawit memang belum secepat harapan petani sawit.

"Memang replanting ini belum secepat harapannya di lapangan, tahun ini Riau dapat juga [anggaran replanting] sekitar 2.400 hektare dari BPDPKS," katanya.

Andi, sapaan gubernur mengatakan pemerintah daerah berharap bisa mendapatkan anggaran peremajaan sawit lebih besar.

Hal itu disebabkan dari perhitungan dinas terkait, luasan kebun kelapa sawit yang harus diremajakan sudah mencapai 50.000 hektare.

Bila kondisi ini tidak segera diantisipasi dengan menanam ulang, dikhawatirkan nantinya bakal berpengaruh pada turunnya produksi sawit asal Riau.

"Kalau produksi turun, ini berbahaya bagi ekonomi masyarakat karena hampir 50% orang Riau ini bergantung ke sawit," katanya.

Adapun anggaran BPDPKS memang bertujuan salah satunya meremajakan perkebunan kelapa sawit masyarakat yang sebagian besar sudah mencapai usia tua, dan harus segera ditanam ulang.(adv)

Akses RadarPekanbaru.Com Via Mobile m.RadarPekanbaru.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »