Balon Wapres Terperiksa KPK, Muhaimin Iskandar Akan Kunjungi Riau Selasa Mendatang

Dibaca: 15977 kali  Minggu,12 November 2017
Balon Wapres Terperiksa KPK, Muhaimin Iskandar Akan Kunjungi Riau Selasa Mendatang
Ket Foto : Mantan Menakertrans Muhaimin Iskandar (tengah) saat di Gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan di Jakarta, Rabu (28/10). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

RADARPEKANBARU.COM- Jika tidak ada aral melintang, Selasa (14/11/17), Muhaimin Iskandar bakal lakukan lawatan politik ke Riau.

Sejumlah kegiatan akan diikuti oleh tokoh yang diduga terlibat dugaan korupsi Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) pada tahun anggaran 2014 ini.

Berdasarkan informasi dari relawan Muhaimin, akan ada acara deklarasi Cak Imin maju sebagai Bakal Calon Wakil Presiden RI dalam Pilpres, 2019 mendatang.

"Berbagai persiapan sudah kita siapkan untuk menyambut kehadiran Ketua Umum, Muhaimin Iskandar, Selasa nanti," kata Sugianto, Bendahara DPW PKB Riau, Jumat (10/11/17) lalu.

Dalam jadwal yang disiapkan panitia, Selasa pagi Cak Imin (sapaan Muhaimin Iskandar) akan tiba di Bandara SSK II, Pekanbaru yang dilanjutkan sarapan pagi di Kimteng, Jalan Senapan, Pekanbaru.

"Setelah sarapan, kunjungan media di Graha Pena, kuliah umum kebangsaan di UIN Suska Riau. Kemudian ke Salo, Kampar untuk mengikuti apel santri, pengajian dengan Ustad Abdul Somad dan setelah itu baru bicarakan deklarasi dan sorenya beliau kembali ke Jakarta," jelasnya.

Demi memeriahkan acara tersebut, anggota DPRD Riau ini menghimbau kepada seluruh kader PKB se-Riau agar meluangkan waktunya hadir dalam acara yang dimaksud. Apalagi dihadiri Ketua Umum DPP PKB.

"Ini momen penting, semua kader mesti hadir. Kita pun sudah menyiapkan tema yakni, Menyambut Calon Pemimpin Muda Zaman Now," tutupnya.

Relawan Jokowi Minta KPK Usut Tuntas Aliran Dana Ke Muhaimin Iskandar

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta mengusut aliran dana kepada Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) A. Muhaimain Iskandar dalam kasus Dirjen P2KT Kemenakertrans.

Dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, 2 Maret 2017 lalu, terungkap uang sekitar Rp 6.7 miliar yang diterima mantan Dirjen P2KT Jamaluddien Malik yang saat ini telah berstatus terpidana, mengalir ke sejumlah pihak. Salah satunya, Rp 400 juta mengalir ke Muhaimain Iskandar yang saat itu menjabat Menakertrans.

Demikian diungkapkan Kordinator Koalisi Relawan Bicara Jokowi-JK, Amirullah Hidayat dalam keterangan tertulisnya, Kamis (10/8) lalu .

Menurutnya, fakta-fakta persidangan termasuk aliran uang ke Muhaimin Iskandar menjadi salah satu yang harus didalami penyidik sebab ini kasus tidak bisa didiamkan oleh KPK.

"Bila ini dibiarkan akan menjadi preseden buruk bagi pemberantasan korupsi di Indonesia dan bisa menjadi isu bahwa KPK tebang pilih dalam penanganan kasus. Oleh Karena itu KPK harus menuntaskan kasus terang benderang dan menangkap semua yang menikmati uang tersebut," ujar Amirullah.

Koalisi Relawan Bicara Jokowi-JK akan terus mengawal kasus ini sehingga tidak dipetieskan. Dalam waktu dekat mereka akan mendatangi KPK untuk mempertanyakan kasus tersebut sudah sejauh mana penanganannya.

"Kami tidak mau kasus ini menjadi isu yang dapat merusak nama Presiden Jokowi sebab isu di lapangan bahwa kasus ini pasti tidak diusut tuntas terindikasi kuat karena melibatkan salah satu ketua umum parpol pendukung pemerintah. Oleh Karena itu kami meminta kasus ini dituntaskan oleh KPK sebab Presiden Jokowi sangat tegas dalam pemberantasan korupsi," tegas Amirullah. [radarpku]

 

 

Sumber : rmol/riauterkini

Akses RadarPekanbaru.Com Via Mobile m.RadarPekanbaru.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »