Nasibmu Kini Pangkalan Indarung |Oleh Abubakar Sidik

Dibaca: 3677 kali  Kamis,19 Oktober 2017
Nasibmu Kini Pangkalan Indarung |Oleh Abubakar Sidik
Ket Foto : Jalan tanah seperti bencah kubangan kerbau yang rawan putus pada 4 titik (Foto ABS).

SEBUAH Desa di Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuansing, yang masih asri karena tegak-adat, terpencil dan terisolir. 

Desa berpenduduk 3000 jiwa ini dulunya dipisahkan oleh jalan tanah-lecah sekitar 30 km dari ibukota kecamatan, Muaralembu. 

Untuk meretas isolasi dan agar jangkauan tangan provinsi sampai ke kawasan wisata alam nan molek itu, kami mendesak Pemprov Riau hingga Gubri menetapkan ruas jalan Muaralembu-Pangkalan Indarung-Batas Sumbar, pada 28 Februari 2008 dengan status Jalan Provinsi.

Alhamdulillah untuk ruas Muaralembu-Pangkalan Indarung, lebih dari 20 km sudah diaspal hotmix dan sebagian di-rigid treatment oleh provinsi secara bertahap. 

Namun sisanya, sekitar 6 km lagi masih jalan tanah seperti bencah kubangan kerbau yang rawan putus pada 4 titik seperti di foto.

"Kalau hujan sehari saja jalan itu putus tidak berfungsi, kampung kami terisolir dan masyarakat hidupnya terancam, susah mendapatkan kebutuhan hidup," ungkap Kepala Desa Pangkalan Indarung lirih.

Permasalahan ini telah saya sampaikan kepada Ketua DPRD Riau Septina Primawati, beberapa waktu lalu, bersama sejumlah Anggota DPRD Kuansing.

Ketua DPRD Riau sangat memahani kondisi masyarakat dan akan berupaya keras menganggarkan bersama Pemprov Riau secepatnya. 

"Inshaa Allah ya. Bagi saya desa itu tak asing lagi karena saya pernah kemping bermalam bersama Bapak Gubernur (Rusli Zainal)," kenang Septina Primawati Rusli.

Semogalah harapan masyarakat menjadi kenyataan dalam waktu dekat.

Penulis Adalah Mantan Anggota DPRD Riau

Akses RadarPekanbaru.Com Via Mobile m.RadarPekanbaru.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »