Sosialisasi Kantor Jasa Akuntan (KJA) Pekanbaru, Menggangkat Tema 'Bisnis UMKM Bankable'

Dibaca: 4484 kali  Rabu,11 Oktober 2017
Sosialisasi Kantor Jasa Akuntan (KJA) Pekanbaru, Menggangkat Tema 'Bisnis UMKM Bankable'
Ket Foto : Sosialisasi Kantor Jasa Akuntansi (KJA) di Pekanbaru mengangkat tema Bisnis UMKM Bankable' , acara diselenggarakan di Angkasa Garden Hotel Pekanbaru , Senin (9/10).

RADARPEKANBARU.COM-Sosialisasi Kantor Jasa Akuntansi (KJA) di Pekanbaru mengangkat tema Bisnis UMKM yang Bankable' , acara diselenggarakan di Angkasa Garden Hotel Pekanbaru , Senin (9/10).

Acara dihadiri Ketua IAI Kompartemen Akuntan Kantor Jasa Akuntansi (IAI  KA-KJA) dan JAMKRIDA RIAU.

Kantor Jasa Akuntansi (KJA) mendukung pertumbuhan ekonomi dan menyamakan persepsi pengguna jasa mengenai peraturan dan standar profesi Akuntan Publik serta Penilai Publik, kepada Pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah di Provinsi Riau.

"Bisnis UMKM yang Bankable, artinya dari Pelaku UMKM kita di Riau harus visible di mata perbankan," ungkap Korwil Kompartemen Akuntan Kantor Jasa Akuntan (KAKJA) Riau Kepri Sumbar, Dirga Ayuzda, SE.,Ak.,CA.,CPA, Senin (9/10) di Pekanbaru.

Menurut Dirga ,Kantor Jasa Akuntan sebagai konsultan keuangan, pajak dan management ikut berkontribusi aktif dlm mempersiapkan UMKM agar mampu membuat laporan keuangan sesuai dengan standar akuntansi keuangan.

"Sehingga mudah mendapat kepercayaan dari pihak perbankan dalam penerimaan kredit sekaligus mampu memanage perusahaan khususnya pembiayaan agar sustainability usaha dapat berlangsung baik," katanya.

Lebih lanjut Dirga Ayuzda mengatakan bahwa salah satu kelemahan UMKM adalah rendahnya kemampuan dalam  membuat laporan keuangan yang menyebabkan kehilangan daya dalam  menganalisa masalah keuangan.

"Sehingga agak rumit utk memastikan penyebab "short of cash" atau kekurangan likuiditas, yang  otomatis akan menggangu sustainability usaha," tuturnya.

Masih menurut Dirga Ayuzda , masalahnya UMKM tersebut mungkin dinilai tidak visible di mata perbankan, tidak bankable atau tidak mempunyai agunan.

"Nah sekarang masalahnya kalau yang tidak bankable siapa yang bertanggung jawab mengembangkan UMKM ini, siapa yang melatih UMKM seperti ini," paparnya.

Dirga Ayuzda mengatakan beberapa pelaku UMKM tidak bisa menjelaskan akan dijual kemana produknya dan berapa kapasitas produksi.

"Karena kalau berhubungan dengan lembaga keuangan pasti hal itu dipertanyakan, maka harus ada yang bertanggungjawab untuk ini, solusinya ada di KJA " jelasnya. 

Profil Kantor Jasa Akuntansi (KJA)

Didirikan oleh seorang akuntan bersertifikat CA yang telah mendapat izin dari Pusat Pembinaan Profesi Keuangan (P2PK) seperti diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No.  25/PMK.01/2014 tentang  Akuntan Beregister  Negara.

KJA memberikan seluruh jasa terkait akuntansi dan keuangan non-assurance, karena jasa assurance (audit) hanya boleh diberikan oleh KAP.

Macam jasa yang diberikan KJA:

Jasa pembukuan;Jasa kompilasi laporan keuangan;Jasa manajemen;Jasa akuntansi manajemen;Jasa konsultasi manajemen;Jasa perpajakan;Jasa prosedur yang disepakati  atas informasi keuangan; dan

Jasa sistem teknologi informasi.

Januari 2017 : IAI membentuk Kompartemen Akuntan Kantor Jasa Akuntansi (IAI  KA-KJA) yang bertugas  untuk meningkatkan profesionalisme akuntan yang memiliki izin pendirian  KJA dalam menjalankan kegiatan profesional  dan fungsi ilmiahnya.

IAI menyusun  Standar Profesional Jasa Akuntansi, Sistem Pengendalian Mutu KJA, serta menyosialisasikan  Kode Etik IAI baru yang akan memastikan perlindungan publik pengguna jasa KJA.

IAI membentuk Dewan Standar Profesi Jasa Akuntansi (DSPJA) yang bertugas  mengadopsi standar  yang dikeluarkan  IFAC terkait  KJA

Juli 2017 : IAI menerbitkan Direktori  KJA untuk  membantu  penetrasi  dan  sosialisasi KJA di tengah-tengah masyarakat  dan stakeholders.

/Rilis/

 

Akses RadarPekanbaru.Com Via Mobile m.RadarPekanbaru.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »