'Hebat' Gagal Kampanye Perdana Di Dumai

Dibaca: 14152 kali  Kamis,21 November 2013
'Hebat' Gagal Kampanye Perdana Di Dumai
Ket Foto : Pasangan Hebat Ambil Nomor Urut
Dumai,(radarpekanbaru.com)-Menghadapi Pilgubri 2013 putaran kedua 27 November mendatang, KPU mengeluarkan peraturan tentang kampanye. Kampanye pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur putaran kedua harus dilakukan diruang tertutup, hal tersebut mengacu pada Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 14 tahun 2010 tentang pedoman teknis kampanye pemilihan umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala daerah.
 
Akibatnya, Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau 2013 pasangan Herman Abdullah-Agus Widayat (Hebat), Kamis (21/11/2013) gagal melakukan Kampanye hari pertama. Karena rencananya ratusan tim pemenangan pasangan Hebat yang dipimpin langsung istri orang nomor dua dikota Dumai itu, Hj. Onny Chairunnisyah Widayat rencananya akan melakukan kampanye dengan cara blusukan kepasar-pasar tradisional dikota Dumai.
  
Pantauan di lapangan, ratusan pendukung pasangan Hebat telah berkumpul dirumah Dinas Agus Widayat jalan Putri tujuh Dumai sejak Pukul 08.00 Wib yang mendapat pengawalan puluhan aparat keamanan dari kepolisian kota Dumai.
 
Namun, harapan tersebut kandas ditengah jalan, pasalnya peraturan KPU Propinsi Riau tidak memperbolehkan melakukan kampanye blusukan melainkan berkampanye harus dilakukan dengan cara dialog di dalam ruangan tertutup bersama warga. Akhirnya tim sukses pasangan Hebat kecewa dan membubarkan diri satu persatu.
 
Keterangan yang berhasil dihimpun di lapangan, tim pemenangan pasangan Hebat akan melakukan blusukan di pasar tradisional, seperti pasar Jaya Mukti, Pasar Senggol dan mengunjungi beberapa pemukiman warga Dumai. Namun, rencana itu tidak jadi terlaksana karena tidak diperbolehkan oleh KPU.
    
Dan salah satu tim sukses pansagan Hebat, Jasril kepada Wartawan membenarkan bahwa kampanye hari pertama di Dumai tidak jadi dilaksanakan lantaran KPU melarang melakukan kampeny secara belusukan.

''Kampanye tidak jadi karena dalam peraturan KPU Provinsi tidak diperbolehkan melakukan kampanye blusukan melainkan harus melakukan dialog bersama warga diruang tertutup,'' terangnya.
 
Calon wakil Gubernur Riau yang juga Wakil Walikota Dumai H. Agus Widayat belum berhasil ditemui begitu juga dengan Ketua KPU Dumai, Ahmad Rasyd. (mlk/hrc)

Editor : Alamsah

Akses RadarPekanbaru.Com Via Mobile m.RadarPekanbaru.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »