Ketua RW 04 Kelurahan Tuah Madani Tampan Pekanbaru Dituntut Mundur

Dibaca: 23674 kali  Senin,21 Agustus 2017
Ketua RW 04 Kelurahan Tuah Madani Tampan Pekanbaru Dituntut Mundur
Ket Foto : Pernyataan Sikap Warga RW 04 Kelurahan Tuah Madani Keluran Tampan Pekanbaru

RADARPEKANBARU.COM -  AZ oknum ketua RW  dituding warga bermain proyek pembangunan fisik di Kelurahan Tuah Madani hingga kegiatan dilaporkan banyak bermasalah. Realisasi di lapangan tidak sebanding dengan jumlah anggaran yang lumayan besar.

Semuanya terkesan asal jadi, setidaknya warga melakukan komlpain atas pembangunan drainase dan pengaspalan jalan di lingkungan RW 04.

"Ketua RW Didesak Mundur Karena Mafia Proyek Drainase dan Aspal Jalan," demikian isi pernyataan sikap yang beredar di tegah warga RW 04 yang diterima Radar Pekanbaru.

3 ketua RT dan 11 perangkat RT di lingkungan RW 04 mengirim surat ke Lurah Tuah Madani Kec. Tampan tanggal 5 Agustus 2017 lalu.

"Warga mendesak ketua RW AZ mundur karena menyalahgunakan proyek pembangunan drainase dan pengaspalan jalan serta tidak bisa bekerjasama dengan pemuka masyarakat setempat," dalam surat pernyataan warga.

Seorang sumber Radar , tokoh pemuda yang tidak mau disebutkan namanya karena takut dipersulit oknum RW membenarkan surat pernyataan tersebut.

Agar tidak menimbulkan gejolak lebih luas serta menjaga nama baik Lurah yang baru beberapa bulan menjabat untuk saat ini warga baru setakat menyampaikan surat pernyataan secara baik-baik kepada lurah.

Warga juga berencana akan melakukan demo ke kantor lurah jika tuntutan tidak di tanggapi.

Sumber Radar membeberkan kelakukan oknum ketua RW yang selalu minta uang ke warga dengan alasan beli minyak alat berat eskavator dan makan operator.

"Masyarakat bukan tidak mau, tapi sudah dua kali minta uang namun draisase yang dikerjakan hanya dekat rumahnya saja didahulukan, " kata sumber Radar.

Lanjut menurut sumber Radar, padahal oknum RW sudah membuat  pernyataan lisan mundur dihadapan Lurah pada tanggal 28 Juli 2017 lalu di Masjid Albarokah dalam sebuah pertemuan terbuka.

Namun belakangan oknum RW diketahui warga masih aktif , karena lurah belum mengeluarkan SK pemberhentian.

Warga pun kesal akibat kinerja Lurah yang lamban memproses kemunduran RW 04..

"Kalau  sekarang, kita sudah gerah dan kita ingin ketua RW 04 AZ di diganti secepatnya ," ucapnya.

Sampai berita ini di muat Lurah Tuah Madani belum memberikan konfirmasi terkait kisruh di RW 04. (erik)

Akses RadarPekanbaru.Com Via Mobile m.RadarPekanbaru.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »