Cekcok soal Duit, Pasangan Gay di Riau Bunuh Teman Kencan

Dibaca: 12152 kali  Selasa,23 Mei 2017
Cekcok soal Duit, Pasangan Gay di Riau Bunuh Teman Kencan
Ket Foto : Ilustrasi (police line)

RADARPEKANBARU.COM - Pasangan gay di Riau dibunuh teman kencan sendiri. Pembunuhan terjadi setelah cekcok soal duit karena pelaku kesal tidak dibayar korban setelah dikencani.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Guntur Aryo Tejo menyebut korban pembunuhan adalah Syamsudin (35), warga Jl Soekarno-Hatta, Dumai, Riau. Sedangkan teman kencannya yang kini berstatus tersangka pembunuhan adalah Rizki Perdana (23), warga Jl Jalur Kuning, Dumai Timur.

Guntur menjelaskan pasangan gay ini awalnya berkenalan lewat media sosial. Mereka berkenalan melalui Agung, teman korban tewas.

Pada Minggu (21/5/2017) sekitar pukul 24.00 WIB, korban Syamsudin, yang berkomunikasi lewat layanan chatting Facebook, menyuruh Rizki datang ke ruko-nya. Rizki kemudian datang dengan diantar ojek.

"Ketika sampai di ruko, Rizki saat itu mau pinjam uang Rp 200 ribu namun belum diberikan korban," kata Guntur.

Selanjutnya, korban mengajak kencan Rizki di dalam kamar. Setelah berkencan, Rizki menagih uang.

"Usai kencan, pelaku menagih uang tadi. Tapi katanya, jawaban korban bahwa layanan pelaku tidak bagus sehingga tidak mau membayar," ucap Guntur.

Karena cekcok soal uang ini, keduanya berkelahi sekitar pukul 01.00 WIB, Senin (22/5). Tersangka mencekik leher korban hingga tidak sadarkan diri. Belakangan, kasus perkelahian keduanya dilaporkan warga ke polisi.

"Pelaku ditangkap di dalam ruko tersebut. Saat pelaku akan diamankan, masyarakat sudah ramai dan akan melakukan penghakiman massa. Beruntung, petugas berhasil mengamankanya dari amuk massa," tutur Guntur.

Sedangkan korban dilarikan ke puskesmas setempat dengan kondisi sudah tak sadarkan diri karena dicekik. Akhirnya nyawa korban tidak terselamatkan dan meninggal.

"Di tubuh korban ditemukan bekas cekikan di leher, mata kiri bengkak, ada luka robek di jari tengah kiri, luka gores di lutut. Untuk tersangka masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut," ujar Guntur.(cha/fdn/dtc)

Akses RadarPekanbaru.Com Via Mobile m.RadarPekanbaru.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »