Jokowi Minta Tokoh Lintas Agama Komitmen Perkuat Persatuan, Berikut Tanggapan Muhammadiyah

Dibaca: 6479 kali  Kamis,18 Mei 2017
Jokowi Minta Tokoh Lintas Agama Komitmen Perkuat Persatuan, Berikut Tanggapan Muhammadiyah
Ket Foto : foto internet

RADARPEKANBARU.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Selasa (16/5) mengundang tokoh lintas agama ke Istana Merdeka. Dalam pertemuan tersebut Jokowi meminta tokoh lintas agama menyampaikan komitmennya untuk memperkuat persatuan serta memperkokoh Pancasila dan UUD 1945. Tokoh lintas agama juga diminta berkomitmen menjaga toleransi antarmasyarakat beragama.

Mewakili Pimpinan Pusat Muhammadiyah bertemu dengan Jokowi, Ketua Majelis Hukum dan Ham (MHH) PP Muhammadiyah Syaiful Bakhri menyampaikan bahwa Muhammadiyah sudah selesai dengan pancasila, negara konstitusi, serta persatuan dan kebhinnekaan.

“Muhammadiyah sudah sejak lama memelihara dan merawatnya. Maka sumbangan Muhammadiyah dalam hal ini merawat persatuan dan kesatuan tersebut,” ungkap Syaiful ketika dihubungi pada Selasa (16/5) malam.

Menanggapi komitmen tokoh lintas agama dalam memperkuat persatuan serta memperkokoh Pancasila dan UUD 1945 menurut Syaiful akan membebaskan Indonesia dari kekhawatiran-kekhawatiran terganggunya pancasila, konstitusi, negara hukum, dan bhinneka tunggal ika.

Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) ini juga menyampaikan bahwa Indonesia sebagai negara yang menganut sistem hukum modern maka ketaatan pada hukum harus dilakukan, kalau ketaatan terhadap hukum dipatuhi, perkembangan pertumbuhan ekonomi, dan kestabilan keamanan negara, akan terjamin.

“Apabila seluruh lapisan bangsa ini bersikap atas kapasitas hukum, maka keadaan Indonesia secara otomatis akan terjamin,” ungkap Syaiful.   

Turut hadir dalam pertemuan tersebut diantaranya Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kapolri Jenderal (pol) Tito Karnavian, Sekjen Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Helmi Faisal Zaini, Ketua Majelis Ulama Indonesia Ma'ruf Amin, Ketua Konferensi Wali Gereja Ignatius Suryo Hardjoatmodjo, dan Ketua Persekutuan Gereja Indonesia Henriette T Hutabarat-Lebang.

Selain itu, hadir pula Ketua Perwakilan Umat Budha Indonesia Hartati Murdaya, Ketua Umum Parisada Hindu Dharma Indonesia Wisnu Bawa Tenaya, serta Ketua Majelis Tinggi Agama Konghuchu Indonesia Uung Sendana L Linggarjati.(mhdy)

Akses RadarPekanbaru.Com Via Mobile m.RadarPekanbaru.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »