Al Azhar dan Syahril Abu Bakar Dipercaya Pimpin LAM Riau

Dibaca: 13291 kali  Kamis,18 Mei 2017
Al Azhar dan Syahril Abu Bakar Dipercaya Pimpin LAM Riau
Ket Foto : foto internet

RADARPEKANBARU.COM - Musyawarah Besar (Mubes) VII Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau, Rabu (17/5/2017) malam, akhirnya menetapkan Datuk Al Azhar sebagai Ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAM Riau.  Selain itu, Mubes LAM Riau juga menetapkan Datuk Syahril Abu Bakar sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAM Riau.
 
Dalam Mubes yang digelar di Balai Adat Melayu Riau, sejak Selasa (16/5/2017), 13 pimpinan LAM di Kabupaten dan Kota ditambah LAM Riau bermufakat menunjuk Al Azhar dan Syahril Abubakar sebagai pucuk pimpinan lembaga adat.
 
Mubes LAM VII ini diikuti sebanyak 240 orang, yang terdiri dari DKA, MKA, DPH, LAM 12 Kabupaten Kota, serta LAM perwakilan Provinsi DKI, Provinsi Jateng, DIY, LAMR Kawasan dan panitia Mubes.
 
Ketua MKA LAM Riau terpilih, Al Azhar dalam sambutannya mengatakan, ini merupakan amanah yang akan dipikul dalam lima tahun kedepan. Ia berharap semua elemen di LAM mendukung dan mensupport kepengurusan LAM Riau hasil mufakat. Ia juga menyebut, sosok Almarhum Tennas Effendi (Mantan MKA) tidak akan tergantikan ditubuh LAM Riau.
 
"Pak Tennas sosok yang mengabdikan seluruh jiwa dan raganya untuk kemaslahatan masyarakat melayu. Sehingga sebelum beliau meninggal beramanat untuk menjaga dan meneruskan cita-cita beliau memajukan LAM," katanya.
 
"Tapi saya takkan mampu menjadi seperti yang diamanatkan beliau, tapi dengan dukungan dari seluruh pengurus LAM di Riau, Insya Allah amanah ini akan saya pikul,"tambahnya.
 
Sebelumnya kata Al Azhar, Mubes LAM ke VII ini terlambat tiga bulan pelaksanaannya. Dimana masa kepengurusan LAM 2012-2017 berakhir pada bulan Februari lalu, namun dikarenakan keterbatasan anggaran mubes diundur hingga bulan Mei ini.
 
"Keterlambatan ini bisa kami pertanggungjawabkan, dan kondisi ini dikarenakan dana. Pada tahun 2016 lalu kita tidak mendapatkan dana hibah, dan baru tahun ini kita menerimanya. Dan tidak mungkin anggarannya bisa cair pada bulan Februari lalu," kata Al Azhar, Senin (15/5/2017) lalu.(rsk)

Akses RadarPekanbaru.Com Via Mobile m.RadarPekanbaru.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »