Mayoritas Swing Voters Pilgub DKI Adalah Pemilih Rasional

Dibaca: 13475 kali  Jumat,14 April 2017
Mayoritas Swing Voters Pilgub DKI Adalah Pemilih Rasional
Ket Foto : Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat. (Antara)

RADARPEKANBARU.COM- Mayoritas pemilih yang belum menentukan pilihan dari berbagai hasil survei diyakini sebagai pemilih yang rasional, meski di atas 90% merupakan umat Muslim. Oleh karena itu, meski pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno (Anies-Sandi) unggul menurut hasil survei, mereka belum tentu bisa menang putaran kedua Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta.

Hal itu dikatakan Direktur Eksekutif Sinergi Data Indonesia (SDI) Barkah Pattimahu di Jakarta, Jumat (14/4). Berdasarkan survei SDI yang dirilis bebera hari lalu, pasangan Anies-Sandi mendapat dukungan 49,20% pemilih, sementara Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot) didukung 42,20% pemilih.

"Memang, suara swing voters tetap mayoritas beragama Islam, tetapi mereka adalah pemilih yang rasional yang justru berpotensi besar memilih Ahok-Djarot," ujar Barkah. Dikatakan, berdasarkan hasil survei, publik mulai menyadari kalau tudingan penistaan agama yang dialamatkan ke Ahok sangat kental dengan aroma politik.

Dengan demikian, secara perlahan mereka tidak lagi percaya kalau Ahok adalah penoda agama. Apalagi, ujarnya, di persidangan terakhir-terakhir ini, giliran Ahok yang memberikan pembelaan melalui saksi ahli dan saksi-saksi yang meringankan.

Dia mencontohkan, pada Pilgub DKI Jakarta 2012, nyaris seluruh lembaga survei menjagokan pasangan petahana yakni Fauzi Bowo dan Nachrowi Ramli yang bakal menang. "Namun, pada kenyataannya, hasil survei yang dirilis oleh hampir seluruh lembaga survei meleset. Fauzi Bowo-Nachrowi gagal mempertahankan jabatannya. Mereka kalah oleh pasangan Joko Widodo (Jokowi) dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)," tuturnya.


Asni Ovier/AO

BeritaSatu.com
 

Akses RadarPekanbaru.Com Via Mobile m.RadarPekanbaru.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »