PMII Pekanbaru Ancam Demo Walikota Jika Izin Pabrik Karet PT.BANGKINANG di Perpanjang

Dibaca: 11175 kali  Kamis,09 Maret 2017
PMII Pekanbaru Ancam Demo Walikota Jika Izin Pabrik Karet PT.BANGKINANG di Perpanjang
Ket Foto : Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pekanbaru

RADARPEKANBARU.COM-Diam-diam Pemko Pekanbaru dibawah kepemimpinan PLT Walikota Pekanbaru Edward Sanger, diduga memperpanjang izin Pabrik Karet PT Bangkinang yang berada di Jalan Taskurun Pekanbaru.

Padahal Keberadaan pabrik karet ini dinilai sangat mengganggu kenyamanan masyarakat setempat akibat limbah dan bau menyengat.

"Terkait keberadaan pabrik karet yang berada di pusat kota pekanbaru membuat resah masyarakat dan kami atas nama PMII menolak kebijakan perpanjangan izin PT Bangkinang oleh Pemko Pekanbaru," kata Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pekanbaru, Jamiludin kepda radarpekanbaru.com, selasa (8/3).

Jamiludin mengatakan bahwa rakyat menagih janji walikota pada tahun 2016 untuk memindahkan pabrik karet karena berada di pusat kota.

" Kami memagih janji Walikota Terpilih agar nantinya menolak perpanjangan izin PT Bangkinang", tegas Jamiludin.

Lanjut Jamiludin, pertimbangannya sudah tidak layak perusahaan karet berada di pusat kota.

"Karena baunya yang sangat menyengat dan membuat resah warga sekitar yang berada dekat dengan lokasi pabrik karet," tutur Jamiluddin yang juga mahasiswa UIN Suska Riau ini.

PMII Pekanbaru menegaskan akan terus berjuang menyuarakan agar perusahaan ini setidaknya bergeser dari Kota Pekanbaru.

"Jika pemerintah kota pekanbaru tidak lagi mendengarkan dan tidak mampu bertindak ,kami siap menggalang kekuatan massa untuk menyuarakan berdemo di jalanan" tambahnya.

Warga Sekitar Juga Kecewa Izin Pabrik Karet PT Bangkinang di Perpanjang

Warga RW 02 Kelurahan Wonorejo, Marpoyan Damai, merasa kecewa atas perpanjangan izin PT. Bangkinang di Jalan Taskurun oleh Pemko Pekanbaru. Keberadaan pabrik karet ini dinilai sangat mengganggu kenyamanan masyarakat setempat akibat limbah dan bau menyengat.

Warga setempat sebelumnya sudah beberapa kali melakukan protes terhadap keberadaan perusahaan tersebut. Bahkan warga juga telah beberapa kali melakukan pertemuan dengan dihadiri lurah Wonorejo, agar lurah mengeluarkan kebijakan untuk memutuskan izin perusahaan.

"Saat itu warga secara terang-terangan tak setuju kalau izin perusahaam diperpanjang. Kok aneh, malah esoknya Lurah mengeluarkan izin. Ada-ada saja Pemko Pekanbaru ini, kami minta pabrik dipindah malah diberi izin perpanjangan," kata Jasmin, salah seorang warga setempat, Senin (6/3/2017).

Menyikapi protes warga tersebut, anggota DPRD Kota Pekanbaru Zaidir Albaiza SH MH membenarkan bahwasanya pabrik PT Bangkinang sudah tidak layak lagi berada di tengah kota, karena tidak refresentatif apalagi letaknya di belakang rumah toko.

"Selain mengeluarkan aroma udara busuk menyengat, juga limbahnya sangat berbahaya terhadap kesehatan. Karena berada di tengah pemukiman masyarakat,l ujar Zaidir.

Ketua DPC PKB Kota Pekanbaru ini meminta Pemko menepati janji akan memindahkan pabrik tersebut sejak 2016 lalu. Sebab masyarakat tak sanggup lagi diracuni oleh bau tak sedap.

Baca Juga: Pabrik Karet Tirta Sari Rengat Terbakar

"Walikota pada 2016 lalu pernah berjanji untuk memindahkan, ini yang kami tagih. Jika tidak digubris, kami akan memanggil pihak terkait untuk mendudukkan persoalan ini. Ada apa gerangan Pemko tetap mempertahankan keberadaan pabrik tersebut," tanya dia. (radarpku/grc)    
 

Akses RadarPekanbaru.Com Via Mobile m.RadarPekanbaru.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »