Harga Ayam Potong Di Pasar Tradisional Pekanbaru Mencapai Rp27.000/Kg

Dibaca: 13588 kali  Jumat,30 Desember 2016
Harga Ayam Potong Di Pasar Tradisional Pekanbaru Mencapai Rp27.000/Kg
Ket Foto : Ayam Potong (ilustrasi)

RADARPEKANBARU.COM - Harga ayam potong atau ras di sejumlah pasar tradisional Pekanbaru mengalami kenaikan hingga menembus Rp27.000 per kilogram menjelang Tahun Baru 2017.

"Tiap hari harga daging ayam ras naik Rp1.000 per kilogram," kata Ilen (35), salah satu pedagang ayam potong di Pasar Cikpuan Pekanbaru, Jumat.

Ilen menjelaskan kenaikan harga ayam ras ini karena menjelang tahun baru.

"Tahun lalu juga seperti ini, tiap tahun baru pasti naik," katanya pula.

Menurutnya, kenaikan harga ayam ras saat ini sudah terjadi sejak empat hari terakhir.

Adin, pedagang ayam di Pasar Senapelan juga mengakui ada kenaikan permintaan daging ayam ras menjelang Tahun Baru 2017.

Selain permintaan meningkat, harga modal tebus ayam per kotak juga naik.

"Awalnya kami beli dari agen Rp23.000 per kilogram, dan tiga hari lalu dijual Rp24.000. Terus keesokan harinya naik Rp1.000 jadi Rp24.000 modalnya. Hari ini kami harus jual Rp27.000 per kilogram karena sudah naik lagi," ujarnya pula.

Diakuinya kenaikan harga ayam ras sudah terjadi sehari sebelum perayaan Natal 2016 lalu.

Sejumlah ibu rumah tangga di Kota Pekanbaru mengeluhkan kenaikan harga ayam ras itu.

Mereka belakangan ini mulai beralih membeli daging ayam sebagai lauk bagi kebutuhan keluarga disebabkan harga ikan berbagai jenis baik laut maupun tawar (danau/kolam) melambung.

Anna, warga Tangkerang saat dijumpai di pasar ketika berbelanja menerangkan harga satu kilogram ikan Rp40.000. Sedangkan ayam ras hanya Rp23.000 per kilogram.

Ia mencontohkan iklan nila kini dijual Rp40.000 per kilogram, demikian juga serai dan kembung.

Karena itu, menurutnya, daripada beli ikan mahal, ia beralih ke ayam ras.

"Beli ayam satu kilogram cuma Rp23.000 kemaren itu, lebih baik daripada ikan kadang sudah tidak segar harganya masih mahal," katanya pula.

Namun dengan kenaikan harga ayam ras saat ini, kaum ibu ini menjadi bingung membagi penghasilan suami yang tidak ikut naik.

"Kalau semua naik mau makan lauk apa, terpaksa tempe dan tahu," ujar Nunik yang juga dijumpai saat berbelanja.

Pada beberapa pasar tradisional di Pekanbaru, selain harga ayam ras, telur juga ikut naik. Tadinya diecerkan Rp1.300 per butir, kini naik menjadi Rp1.500 per butir.

Sedangkan gula pasir kini dijual Rp14.000 per kilogram, minyak goreng curah dijual Rp14.000 per kilogram, dan terigu kualitas sedang dijual Rp11.000-Rp12.000 per kilogram. (radarpku)

 

Akses RadarPekanbaru.Com Via Mobile m.RadarPekanbaru.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »