Kontainer Bekas Disulap Menjadi Tempat Usaha Kafe Kopi di Jalan S. Parman Gobah Pekanbaru

Dibaca: 24056 kali  Sabtu,19 November 2016
Kontainer Bekas Disulap Menjadi Tempat Usaha Kafe Kopi di Jalan S. Parman Gobah Pekanbaru
Ket Foto : Kafe dengan konsep kontainer pertama di Pekanbaru

RADARPEKANBARU.COM – Seorang Barista memanfaatkan kontainer bekas menjadi sebuah kafe kopi yang menarik di Pekanbaru.

“Ini kafe dengan konsep kontainer pertama di Pekanbaru,” kata pemilik kafe, Indra di Jalan S. Parman (Gobah), Pekanbaru, Jumat (18/11).

Indra mengaku alasannya memanfaatkan kontainer bekas menjadi sebuah kafe kopi adalah karena pengalaman temannya yang tidur di kontainer saat bekerja di daerah Papua.

“Saat itu pengalaman teman kerja terus pernah sampai tidur di kontainer, muncul ide kenapa tidak diterapkan disini saja, membuat kafe dari kontainer,” kata pria Indra.

Selain itu, Indra juga mengungkapkan awalnya berniat membuka kafe kopi ini disebuah ruko, tetapi karena tidak mau direpotkan dengan sistem kontrak jika menggunakan ruko, maka ia memutuskan untuk menyewa lahan dan membuat kafe dari kontainer bekas ini.

Ia juga menambahkan bahwa dengan menngunakan kontainer bekas ini menjadikan kafe miliknya menjadi berbeda dengan kafe kopi yang lain.

Indra menjeaskan bahwa kafe tersebut menggunakan kontainer bekas yang memiliki panjang 12 meter. Proses pembuatan kafe ini memakan waktu hingga tiga bulan.

“Dari kontainer sampai menjadi kafe ini butuh waktu tiga bulan pengerjaan,” kata Indra.

Ia menambahkan bahwa desain kafe beserta perengkapannya, seperti kursi dan meja yang terbuat dari kayu ini adalah murni ide kreatif dari dirinya dan kedua temannya yang juga ikut mendirikan kafe kopi ini.

“Semua ide itu dari kita, tinggal ngasih pengarahan saja kepada tukang untuk membuatnya,” jelas Indra.

Menurut Indra, kafe yang bernama “Warehouse Coffee Container” ini bediri sejak 15 Februari 2015 dan khusus menyediakan menu minuman kopi, seperti coffe latte, expresso, dan ain-lain.

“Kafe ini memang khusus untuk kopi saja, tapi ada cemilannya juga seperti roti bakar dan kentang goreng,” kata pria yang pernah sekolah barista di Jakarta ini.

Ia mengatakan bahwa segmentasi untuk kafe ini adalah semua kalangan yang memiliki kecintaan terhadap kopi.

“Biasanya yang banyak datang anak muda, tetapi kadang-kadang bapak-bapak juga ada,” katanya sambil tersenyum.

Harga yang ditawarkan untuk kopi di kafe ini sekitar Rp 14 ribu sampai Rp 30 ribu. Promosi yang dilakukan oleh kafe ini melalui media sosial instagram dengan nama akun @warehouse_coffee.

Oleh: Ristya Novi Andriani, Mahasiswa Magang, Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Riau. (*)

Akses RadarPekanbaru.Com Via Mobile m.RadarPekanbaru.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »