Puluhan Sarang Lebah Bergelantungan di Pustaka Soeman H.S. Pekanbaru

Dibaca: 9500 kali  Kamis,03 November 2016
Puluhan Sarang Lebah Bergelantungan di Pustaka Soeman H.S. Pekanbaru
Ket Foto : Puluhan sarang lebah tampak menjuntai disisi kanan dan kiri Perpustakaan Wilayah (Puswil) Soeman H.S yang bertempat di Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru, Riau.

RADARPEKANBARU.COM– Puluhan sarang lebah tampak menjuntai disisi kanan dan kiri Perpustakaan Wilayah (Puswil) Soeman H.S yang bertempat di Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru, Riau.

“Sudah bertahun-tahun sarang lebah itu hinggap di sisi pustaka ini, namun memang tidak pernah kami ganggu” tutur seorang Staf Puswil yang tidak besedia disebutkan namanya di Pekanbaru, Kamis (3/11).

Staf perpustakaan ini menjelaskan pengusiran terhadap lebah-lebah tersebut dikhawatirkan akan membahayakan pengunjung pustaka. Selain itu binatang penghasil madu ini sudah sejak lama diamatinya selalu berpindah-pindah dari sisi bangunan satu ke  bagian lain di Puswil.

Menurut dia lagi keberadaan sarang lebah ini sudah menjadi hal yang biasa, sebab sudah bertahun-tahun datang dan pergi secara bergantian.

“Kalau lebah itu tidak diganggu maka ia tidak akan mengganggu kita.” Tegasnya.

Dijumpai di tempat yang sama Ela (23) mahasiswi jurusan Bahasa Inggris Universitas Islam Riau menyarankan agar sarang lebah itu di bersihkan dari plafon Puswil. Karena dikhawatirkan akan mengganggu pengunjung.

“Sebaiknya sebelum nanti ada yang tersengat lebah sebaiknya petugas Puswil membersihkannya.” saran Ela.

Tiffani mahasiswi Universitas Islam Negeri berpendapat berbeda, ia justru tidak mempermasalahkan puluhan sarang lebah bertengger hampir di semua sisi gedung Puswil.

“Selama tidak ada korban, sejauh tidak menyerang pengunjung, tidak masalah.” kata Tiffani.

Namun Tiffani juga menambahkan jika nanti ada yang menjadi koban sengatan lebah hendaknya pihak Puswil mau memberikan petolongan .

Pantauan dilapangan Puswil yang berada di Jalan Jendral Sudirman terlihat megah, namun disatu sisi justru berjejer sarang lebah yang mengurangi keindahan gedung bernilai Rp150 miliar tersebut.

Tampak deretan sarang lebah dengan rata-rata ukuran berbeda-beda mulai dari sebesar nampan hingga sekecil bola kasti. Ada juga dua sarang lebah yang sudah ditinggal tetap menjuntai dibagian kanan Puswil.

Rata-rata sarang lebah menempel pada plafon Puswil dengan ketinggian 10 meter, yang secara jangkauan tangan manusia tidak bisa di capai. Tidak jarang pengunjung Puswil melintas dibawah sarang-sarang lebah tanpa memperdulikannya.

Sekedar informasi Puswil dibangun 2008, dengan arsitektur termegah se-Assocation Of South East Nasion (ASEAN) menyerupai buku terbuka. Memiiki total koleksi  90 ribu judul buku dengan jumlah eksemplar 450 ribu.(ant)

 

 

Akses RadarPekanbaru.Com Via Mobile m.RadarPekanbaru.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »