Waspada, Menurut Kadishub Pekanbaru Jika Ada Pungutan Parkir Tanpa Karcis Itu Termasuk Pungli

Dibaca: 14084 kali  Sabtu,29 Oktober 2016
Waspada, Menurut Kadishub Pekanbaru Jika Ada Pungutan Parkir Tanpa Karcis Itu Termasuk Pungli
Ket Foto : Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Pekanbaru mengimbau agar warga melaporkan ke pihaknya jika ada petugas parkir yang tidak memberikan karcis saat melakukan pengutipan.

RADARPEKANBARU.COM - Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Pekanbaru mengimbau agar warga melaporkan ke pihaknya jika ada petugas parkir yang tidak memberikan karcis saat melakukan pengutipan.

"Itu namanya pungli (pungutan liar) tidak sesuai peraturan daerah (Perda)," kata Kepala Dishubkominfo Pekanbaru Arifin Harahap di Pekanbaru, Sabtu (29/10).

Menurut Arifin sesuai peraturan daerah parkir dikutip dengan bukti karcis. kalau ada pungutan diluar itu namanya pungli.

"Begitu juga dengar parkir di tepi jalan, itu ada aturannya," tegas dia.

Ia mengatakan secara resmi pihaknya menerbitkan karcis parkir sesuai perda, sebagai dasar pengutipan.

Jika ada petugas atau oknum parkir meminta bayaran tanpa memberikan bukti karcis berarti ilegal.

"Jadi jangan mau membayar sejumlah uang untuk parkir, karena setorannya bukan ke kas daerah," katanya lagi menegaskan.  

Ia mengakui belakangan ini pihaknya gencar melakukan penertiban dan pengawasan parkir liar karena merugikan Pemko.

Ini juga menjadi penyebab kebocoran pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor retribusi parkir.

"Makanya kami secara bertahap sudah mulai menata beberapa kawasan dan mendata lahan parkir resmi," tegasnya menambahkan.

Sebelumnya diberitakan sekitar 450 paket atribut telah dibagikan kepada Juru Parkir (Jukir) mandiri di wilayah Pekanbaru.

"Paketnya ada seragam, pluit dan Kartu Tanda Pengenal (KTA)," kata Kepala Unit Pelayanan Terpadu Daerah Parkir Dishubkominfo Pekanbaru Bambang Armanto di Pekanbaru, Senin.

Bambang Armanto menjelaskan tujuan pemberian atribut ini untuk mendata dan memperjelas identitas parkir-parkir resmi di wilayah setempat.

"Kalau yang pengelolaannya dipihak ketigakan sudah jelas kerjasamanya, sekarang yang diluar itu," terangnya.

Jumlah tersebut katanya sesuai kemampuan anggaran tahun 2016, Menurut Bambang, Dishubkominfo Pekanbaru akan terus membantu kelengkapan atribut jukir. Dengan terdatanya para pengelola ini maka diharapkan pada akhirnya terjadi ketertipan dalam kawasan parkir, selain menekan kebocoran penerimaan pajak dari sektor tersebut.

"Data yang ada pada kami saat ini sekitar 700 an Jukir terdapat di Pekanbaru," katanya mengakhiri.(ant)

Akses RadarPekanbaru.Com Via Mobile m.RadarPekanbaru.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »