Pemprov Riau Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

Menjadi barometer tempat berobat masyarakat, sesuai dengan program pemerintah, murah berkualitas.

Dibaca: 16252 kali  Kamis,29 September 2016
Menjadi barometer tempat berobat masyarakat, sesuai dengan program pemerintah, murah berkualitas.
Ket Foto : Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman

RADARPEKANBARU.COM- Perhatian Pemprov Riau pada masyarakat miskin sangat besar. Hal tersebut disampaikan Gubernur Riau (Gubri), Arsyadjuliandi Rachman. Gubri menegaskan, Pemprov Riau telah menganggarkan dana untuk pelayanan kesehatan masyarakat miskin dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Riau.

Apalagi, mahalnya biaya pengobatan yang selama ini menjadi momok menakutkan bagi masyarakat, sejak beberapa tahun lalu mulai menjauh. Masyarakat tak lagi harus terjebak dalam ironi menahan rasa sakit dan menguras kantong jika ingin berobat.

 

Hasil gambar untuk pelayanan kesehatan riau



Tentunya, kata-kata ini bakal pas jika diimbangi dengan pelayanan yang memuaskan dari pihak medis. Untuk mewujudkan itu, Provinsi (Pemprov) Riau terus memberikan pelayanan kesehatan terbaik pada masyarakat. Berbagai program kesehatan dilaksanakan menuju Riau sehat.

"Pelayanan pada masyarakat harus ditingkatkan. Masyarakat miskin juga harus diperhatikan semua haknya dalam mendapatkan pelayanan kesehatan," ujar Plt Gubri.

Dalam pelayanan kesehatan, Pemprov Riau telah melakukan berbagai program seperti Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda). Program itu bertujuan meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat dari kalangan ekonomi lemah. Jamkesda merupakan jaminan kesehatan berskala daerah. Aspek pembiayaan, kepesertaan, pelayanan kesehatan, dan pengorgangisasiannya ditetapkan Pemprov Riau.

Masyarakat pun mendapatkan jaminan berobat gratis jika sudah mendapatkan kartu Jamkesda tersebut secara resmi dengan data yang valid. Anggaran yang dikeluarkan pemerintah untuk asuransi kesehatan, Jamsostek, dan lain-lain.

Sementara itu, untuk meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat, Dinas Kesehatan Provinsi Riau juga berupaya meningkatkan akreditasi puskesmas. Hal tersebut terpapar pada pertemuan koordinasi dan evaluasi upaya kesehatan masyarakat yang diikuti jajaran dinas kesehatan se-Riau dan juga pengelola Puskesmas se-Riau dalam rangka akreditasi Puskesmas se-Provinsi Riau.

Menurut Kepala Dinkes Provinsi Riau, banyak tantangan bagi pelaku kesehatan masyarakat di Riau, terutama untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Apalagi, saat ini sudah diberlakukan sistem pelayanan kesehatan dengan menggunakan BPJS Kesehatan.

"Banyak hal yang perlu dibenahi, mulai dari keramahan petugas hingga jam layananan. Kami harus iri dan belajar dari keramahan petugas kesehatan di rumah sakit swasta. Akibatnya, masyarakat pun rela antre berlama-lama di rumah sakit swasta itu. Nah, bagaimana dengan puskesmas atau pun rumah sakit pemerintah," ungkapnya.

Pemerintah Provinsi Riau saat ini memiliki sedikitnya tiga rumah sakit yang menjadi pusat layanan kesehatan masyarakat di Pekanbaru, seperti Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Ahmad, RSUD Petala Bumi dan RSUD Jiwa Tampan.

Dari ketiga RSUD ini, diminta agar menjadi barometer tempat berobat masyarakat, sesuai dengan program pemerintah, murah berkualitas. Artinya, jangan sampai ada lagi keluhan masyarakat soal pelayanan dan penanganan yang tidak seperti yang diharapkan.(adv/pemprov riau)

 

Akses RadarPekanbaru.Com Via Mobile m.RadarPekanbaru.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »