Mahasiswi Cantik Korban Pemerkosaan Di Kampar Alami Trauma Berat

Dibaca: 19962 kali  Selasa,20 September 2016
Mahasiswi Cantik Korban Pemerkosaan Di Kampar Alami Trauma Berat
Ket Foto : Kabar pemerkosaan mahasiswi cantik itu dalam beberapa hari terakhir sempat menghebohkan masyarakat Kecamatan Tambang, Kampar.

RADARPEKANBARU.COM - Jajaran Kepolisian Resor Kampar, Provinsi Riau memburu pelaku pemerkosa seorang mahasiswi hingga menyebabkan korban trauma berat dan terancam gagal menyelesaikan pendidikan.

"Kita masih terus telusuri keberadaan pelaku. Sejumlah saksi juga telah kita periksa. Anggota kita mengupayakan agar pelaku segera diringkus," kata Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi di Pekanbaru, Selasa.

Kabar pemerkosaan mahasiswi cantik itu dalam beberapa hari terakhir sempat menghebohkan masyarakat Kecamatan Tambang, Kampar.

Bagaimana tidak, mahasiswi yang kini sedang dalam proses skripsi diperkosa oleh tetangganya sendiri. Pelaku berinisial M (21) hingga kini masih melarikan diri.

Yusri, anggota keluarga korban mengatakan peristiwa pemerkosaan itu terjadi pekan lalu atau tepatnya dua hari sebelum Idul Adha 1437 Hijriah. Saat itu korban yang sedang liburan ke rumah orang tuanya di salah satu desa di Kecamatan Tambang.

Sabtu (10/9/) pagi sekitar pukul 08.00 WIB, korban yang saat kejadian sendirian di rumah baru saja selesai mejemur pakaian.

"Korban sempat melihat pelaku mengintip dari rumahnya," kata Yusri.

Tanpa curiga, korban kembali masuk ke kamar mandi untuk membereskan cucian. Saat itulah tanpa disadari ternyata pelaku sudah berada di atas plafon kamar mandi.

Melihat ada pelaku di atas plafon, korban lantas menjerit. Tapi pelaku langsung turun ke dalam kamar mandi dan mengancam akan membunuh korban.

"Korban sudah berusaha melawan, tapi pelaku mengancam akan membunuhnya. Saat itu pelaku berbuat keji kepada ponakan saya," urai Yusri.

Beberapa saat pascakejadian itu, keluarga korban dan warga desa ramai-ramai mencari pelaku. Namun pelaku terlebih dahulu melarikan diri ke arah hutan, demikian Yusri.

Kini, dia dan keluarga serta warga desa berharap agar pelaku segera ditangkap karena perbuatannya sangat meresahkan masyarakat. (ant)

Akses RadarPekanbaru.Com Via Mobile m.RadarPekanbaru.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »