Tabrakan Kapal Di INHIL, Dua Orang Dinyatakan Hilang

Dibaca: 8760 kali  Selasa,06 September 2016
Tabrakan Kapal Di INHIL, Dua Orang Dinyatakan Hilang
Ket Foto : Kecelakaan antara kapal cepat atau speed boat dan kapal pengangkut barang di perairan Sungai Beting, Kecamatan Kuindra di Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau.

RADARPEKANBARU.COM - Dua orang yaitu seorang nakhoda dan penumpang kapal hilang dalam kecelakaan antara kapal cepat atau speed boat dan kapal pengangkut barang di perairan Sungai Beting, Kecamatan Kuindra di Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau.

"Anggota kami bersama dengan Direktorat Polisi Perairan Polda Riau dan BPBD Indragiri Hilir hingga sekarang masih fokus melakukan pencarian," kata Kepala Polres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Dolifar Manurung, di Pekanbaru, Selasa (6/9).

Ia menjelaskan peristiwa kecelakaan tersebut terjadi pada Senin (5/9) malam tadi sekitar pukul 22.00 WIB. Kecelakaan terjadi antara kapal cepat angkutan sungai bermesin 40 PK dengan sebuah kapal kayu bermesin atau disebut pompong tanpa penerangan.

Kecelakaan tersebut terjadi saat kapal cepat berisi tiga orang yaitu dua penumpang dan seorang nakhoda melaju dari Kecamatan Kateman menuju ke Kota Tembilahan, ibu kota Kabupaten Inhil.

Ia mengatakan nakhoda kapal bernama Baharudin (35), dan penumpang bernama Ade Citra (26), seorang karyawan perusahaan setempat. Sedangkan seorang penumpang lainnya yang merupakan penyewa kapal tidak diketahui identitasnya.

Tiba di perairan Sungai Beting, Kecamatan Kuindra, sebuah pompong melintas. Nakhoda diduga tidak bisa melihat pompong tersebut lantaran kondisi perairan sungai yang gelap dan diperparah pompong berbobot 20 ton itu tidak dilengkapi lampu.

"Seketika kecelakaan tidak terhindarkan. Speedboat berpenumpang tiga orang tersebut terbalik akibat menabrak pompong," katanya pula.

Akibatnya, dua orang yang berada di kapal cepat tersebut hingga saat ini dipastikan hilang. Keduanya merupakan nakhoda kapal dan penyewa kapal.

"Penyewa kapal tidak diketahui identitasnya karena yang mengenal adalah nakhoda kapal," ujarnya lagi.

Sedangkan kapal pompong yang terlibat kecelakaan sama sekali tidak mengalami kerusakan. Kapal tersebut melarikan diri dari tempat kejadian perkara.

Ia mengatakan, polisi masih terus intensif melakukan pencarian, sementara kasus kecelakaan tersebut terus didalami penyidik.

Angkutan sungai merupakan salah satu moda transportasi andalan di sebagian besar di wilayah Kabupaten Inhil.

Sungai-sungai di wilayah itu membelah dari satu daerah ke daerah lainnya. Kapal cepat menjadi moda transportasi masyarakat untuk berpindah tempat.

Dolifar mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan saat melintas dengan menggunakan kapal terlebih dilakukan pada malam hari.(ant)

Akses RadarPekanbaru.Com Via Mobile m.RadarPekanbaru.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »