Koruptor PON Riau Faisal Aswan Mulai Kerja Politik Dengan Perbanyak Silaturahmi

Dibaca: 21867 kali  Rabu,20 Juli 2016
Koruptor PON Riau Faisal Aswan Mulai Kerja Politik Dengan Perbanyak Silaturahmi
Ket Foto : Koruptor ,mantan Napi korupsi dana PON 2012 Faisal Aswan.

RADARPEKANBARU.COM-Keseriusan ke arah baik ditunjukkan mantan Napi korupsi dana PON 2012 Faisal Aswan. Mantan anggota DPRD Riau ini memilih banyak silaturahmi dan menyusun rencana pasca keluar dari tahanan.

 
Pasca menghirup udara bebas setelah melalui penahanan di Lapas Kelas II A Pekanbaru, Faisal Aswan, mantan anggota DPRD Riau mulai memperbanyak silaturrahmi dengan semua kalangan. 
 
Selain silaturrahmi, ia pun tengah mempersiapkan sejumlah rencananya untuk bisa direalisasikan. Diantaranya, membangun Majelis pengajian ilmu at-taubah dan membangun pusat studi Riau berkemajuan. 
 
"Rencana awal, tentunya saya akan membangun sekaligus menjalin silaturahmi dengan semua kalangan. Saya ingin mendapatkan masukan sebanyak-banyaknya, apa yang perlu dilakukan untuk selanjutnya," kata Faisal Aswan, Rabu (20/07/16). 
 
Kemudian, membangun Majelis pengajian ilmu at-taubah dan membangun pusat studi Riau berkemajuan merupakan rencana besar yang ingin ia realisasikan dalam waktu dekat. Menurutnya, banyak dampak positif dengan rencananya tersebut. 
 
"Waktu saya di dalam dulu, saya sudah membangun majelis pengajian ilmu at-taubah, dengan menghadirkan penceramah dari kampus UIN. Tidak ada salahnya juga, saat saya di luar ni, saya juga membangun pengajian itu," ungkapnya. 
 
Terkait studi pusat Riau berkemajuan, ia menjelaskan, studi pusat ini akan membahas isu-isu ekonomi, peningkatan sumber daya manusia, kesejahteraan masyarakat Riau dan berbagai pembahasan lainnya. 
 
"Saya melihat, berbagai tantangan akan dihadapi Riau, terutama tantangan bagi generasi penerus. Makanya, pusat studi yang akan dibangun, menyiapkan berbagai hal untuk menghadapi itu," jelasnya. 
 
Di samping itu, saat disinggung apakah ada rencana untuk kembali ke dunia politik, kader Golkar ini menegaskan jika hal itu sama sekali belum terpikir olehnya. Ia pun menyatakan, politik bukan tujuan akhir dari segalanya. 
 
"Yang penting kita perbanyak berbuat kebaikan. Bagi saya, apa yang sudah terjadi, saya ambil hikmahnya saja. Mudah-mudahan anggota dewan saat ini, tidak terjerat kasus hukum," ujarnya. 
 
Seperti yang diketahui, Faisal Aswan sebelumnya sempat ditahan selama 4 tahun 2 bulan di Lapas Kelas II A Pekanbaru. Penahanan ini berkaitan dengan kasus korupsi dana Pekan Olahraga Nasional (PON) 2012 lalu.(rtc)
Akses RadarPekanbaru.Com Via Mobile m.RadarPekanbaru.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »