Di Sisa Akhir Jabatan, Brigjen Pol Dolly: Maksimalkan Penegakan Hukum Karlahut

Dibaca: 28246 kali  Rabu,16 Maret 2016
Di Sisa Akhir Jabatan, Brigjen Pol Dolly: Maksimalkan Penegakan Hukum Karlahut
Ket Foto : Kepala Kepolisian Daerah Riau Brigjen Pol Dolly Bambang Hermawan

RADARPEKANBARU.COM - Kepala Kepolisian Daerah Riau Brigjen Pol Dolly Bambang Hermawan menegaskan kepada jajaran agar memaksimalkan penanganan pada penegakan hukum kebakaran lahan dan hutan di wilayah hukum yang ia pimpin.

"Riau selalu menjadi sasaran munculnya Karhutla, semua diakibatkan perilaku manusia, tidak ada karena alam. Jadi maksimalkan penegakan hukumnya," tegasnya kepada Antara di Pekanbaru, Rabu.

Selama dua tahun menjabat sebagai Kapolda Riau, ia mengatakan bahwa Karhutla di wilayah itu terjadi tidak hanya dari kesengajaan, namun juga akibat kelalaian.

"Akibat kelalaian kecil, akan berdampak sangat besar dan menyusahkan masyarakat," lanjutnya.
 
Ia mengatakan pada 2015 lalu, sebanyak 2.600 warga Riau mengalami infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) dan belasan anak dibawah umur meninggal akibat kabut asap yang ditimbulkan oleh Karhutla. Untuk itu, disisa akhir jabatannya sebagai Kapolda Riau, ia mengimba agar penegakan hukum dilakukan semaksimal mungkin.

Sebelumnya Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Pol Badrodin Haiti memutasi Kapolda Riau Brigjen Pol Dolly Bambang Hermawan.

Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/604/III/2016 tanggal 14 Maret 2016, Kapolda akan menduduki jabatan baru sebagai Widyaiswara Utama Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim) Polri Lemdikpol dan diganti dengan Brigjen Pol Drs Supriyanto yang saat ini menjabat Karodalpress SSDM Polri

Dengan adanya mutasi itu, ia berharap kepala Kapolda Riau yang baru agar dapat melanjutkan program yang telah dilakukan olehnya. Terutama pada penegakan hukum terhadap tersangka Karhutla Riau.
 
"Apa yang sudah diprogramkan dan digariskan bisa dilanjutkan," tutupnya.(radarpku)
 

Akses RadarPekanbaru.Com Via Mobile m.RadarPekanbaru.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »