Kemana Negara Selama Ini?

Tahukah Anda, 5 Juta Hektare Hutan Alam Riau Hilang Selama 30 Tahun

Dibaca: 17595 kali  Sabtu,27 Februari 2016
Tahukah Anda, 5 Juta Hektare Hutan Alam Riau Hilang Selama 30 Tahun
Ket Foto : Ilustrasi

RADARPEKANBARU.COM - Jaringan Kerja penyelamat Hutan Riau (Jikalahari) dalam tinjauannya selama 14 tahun mengungkapkan catatan hitam bahwa sekitar 5 juta hektar hutan alam di Provinsi ini hilang.
       
"Pada tahun 1980-an ada sekitar 6,5 juta hektar hutan yang ada Riau namun karena masalah deforestasi hujan jumlah hutan Riau saat ini sekitar 1,6 juta hektar," kata koordinator Jikalahari, Woro supartinah,Jumat.
      
Hal itu dikatakanya saat acara diskusi terbuka bertajuk 14 tahun Jikalahari bersama masyarakat Riau menyelamatkan hutan di wilayah kerjanya.
      
"Jadi ada sekitar 5 juta hektar hutan alam yang hilang selama kurun waktu tiga dekade ini," lanjutnya.
       
Dia menjelaskan bahwa penyebab hilangnya hitan Riau itu tidak terlepas dari perannya sebagai sentral percepatan industri Hutan Tanaman Industri (HTI) dan perkebunan kelapa sawit.
       
Alasannya karena hutan memang Sumber Daya Alam yang dapat diekspolitasi dan hasilnya bisa menjadi andalan devisa setelah sektor Minyak Bumi dan Gas (Migas). Oleh karena itu tidak heran jika perusahaan diberi kelonggaran untuk perizinan dan pengawasan hutan itu sendiri.
      
Mengenai kasus defortasi hutan di Riau, Jikalahari selama ini melakukan fungsi sebagai analis pencegahan dan upaya-upaya sesudahnya seperti advokasi serta melakukan tinjauan-tinjauan atas kasus yang terjadi.
       
Dia menambahkan, tinjauan ini dirangkum dalam sebuah buku yang berjudul 14 tahun Jikalahari melawan monopoli penguasa hutan dan lahan.
       
Selama ini Jikalahari berkerjasama dengan akademisi untuk mengkampanyekan pelestarian hutan di Riau. Sosialisai juga dilakukan baik pada kalangan organisasi, dan juga masyarakat umum.
      
Sementara itu, pemerintah sendiri dalam setiap periode memiliki kebijakan yang berbeda untuk menanganai kasus deforestasi hutan. Contohnya pada masa Megawati ada dibentuk pendekatan polisi kehutanan, saat Susilo Bambang Yudhoyono dibuat Satuan Tugas (Satgas) Illegal logging.
     
"Dan Jokowi membuatan kebijakan tidak adanya lagi pembukaan lahan gambut," terangnya.(radarpku)

Akses RadarPekanbaru.Com Via Mobile m.RadarPekanbaru.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »