Tragedi Berdarah di Hari Guru, Kepala SMKN 1 Ukui Pelalawan Dibacok Guru Olahraga

Dibaca: 98584 kali  Rabu,25 November 2015
Tragedi Berdarah di Hari Guru, Kepala SMKN 1 Ukui Pelalawan Dibacok Guru Olahraga
Ket Foto : Kepala Sekolah (Kepsek) SMKN 1 Ukui Kecamatan Ukui, Nova Damayanti (Korban)

RADARPEKANBARU.COM- Kepala Sekolah (Kepsek) SMKN 1 Ukui Kecamatan Ukui, Nova Damayanti menderita luka serius setelah dibacok oleh guru olahraganya Dasmar Jhoni Rosa, Rabu (25/11/15). Inilah pemicu pelaku sehingga nekat bertindak diluar kendali.

Informasi yang dirangkum dilapangan, saat itu pagi sekira pukul 09.00 WIB pelaku meminta sebuah tanda tangan kepada sang Kepsek. Sebagai bawahan, pelaku memasuki ruang Kepsek.

Awalnya, di dalam ruangan korban dan pelaku terlihat biasa saja. Namun beberapa saat kemudian, terdengar suara ribut-ribut. Terjadilah pertengkaran di antara pelaku dan korban yang diduga disebabkan korban tak mau memberikan tanda tangannya.

Sontak saja hal itu menjadi pusat perhatian para guru lain. Bahkan beberapa guru mencoba melerai pelaku dan korban. Pelaku sempat meninggalkan ruang Kepsek.

Namun, baik korban dan pelaku, tetap saja mengomel-ngomel dengan nada tinggi. Pelaku yang sudah dirasuti setan, kemudian tiba-tiba menyerang korban dengan parang.

 

Inilah Dasmar Jhoni Rosa Pelaku Pembacokan (Tengah)/ Sumber Foto : Defrianda

Tanpa ampun, dua kali ayunan benda tajam ini membuat korban roboh. Diketahui, korban menderita luka serius pada bagian kening dan tangan kirinya. Kejadian itu, dilakukan pelaku persis di depan teras ruangan Kepsek.

Melihat pelaku roboh dengan bercucuran darah, para guru lainya membawa korban ke Puskesmas Ukui untuk mendapatkan perawatan. Namun, luka korban begitu serius sehingga terpaksa dirujuk ke RS Efarina.

Salah seorang guru SMKN 1 Ukui yang dikonfirmasi menyebutkan, pelaku itu dinilai malas-malasan masuk sekolah. "Saya tidak mengetahui persis, tapi pelaku terlibat perselisihan dengan Kepsek. Pada saat kejadian, pelaku meminta tanda tangan kepada Kepsek," jelas guru ini, meminta wartawan tidak menulis namanya.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Ukui, IPDA Drapigo?, membenarkan peristiwa berdarah ini. Di ujung telponnya, Kanit menyebutkan jika pelaku sudah diamankan di Polsek Ukui. Sementara korban dirujuk ke salah satu rumah sakit di Pangkalan Kerinci.

"Iya pak, pelakunya sudah di Polsek," ujarnnya singkat.

Pasca Kejadian Pembacokan , Kepsek SMK Ukui Dibezuk Anggota DPRD Bahaarudin

Kepala SMKN 1 Ukui, Kecamatan Ukui, Nova Damayanti (35) harus mendapatkan perawatan intensif di ruangan ICU, RS Efarina Pangkalan Kerinci. Hal tersebut menyusul empat bacokan dari pelaku, yang juga merupakan guru di sekolah itu, Rabu (25/11/15).

Menurut keterangan suaminya, Abdurahman (36) yang ditemui di ruangan tunggu, istrinya dalam kondisi sadar. Akibat penyerangan itu, Nova menderita tiga luka bacokan. Tiga luka terdapat pada bagian kepala dan satu lagi pada bagian lengan kiri.

Abdurahman, yang bekerja di PT RAPP baru mengetahui kejadian beberapa jam setelah peristiwa naas itu. "Saya mendapatkan informasinya, dari guru SMK-nya. Begitu mendapatkan informasi saya langsung ke Ukui. Hanya saja, pas saya sampai di Sekolah dia sudah dirujuk ke RS Efarina," jelas Abdurahman.

Menurut penuturan Abdurahman, jauh-jauh hari sebelum peristiwa naas ini, istrinya perna bercerita bahwa terjadi selesih paham dengan pelaku. "Sebelumnya, ibuk pernah cerita ada selisih paham dengan pelaku," jelasnya.

Mendapatkan informasi itu, ketua Fraksi Golkar DPRD Pelalawan, Baharudin langsung membezuk Kepsek SMKN 1 Ukui ini di RS Efarina. Pada kesempatan itu, Bahar sangat menyayangkan, aksi pelaku yang juga merupakan guru di sekolah tersebut.

"Saya, sangat menyayangkan aksi ini. Apalagi disaat hari ulang tahun guru. Kita meminta kepada pihak kepolisian untuk memproses aksi pelaku," jelas Bahar. (radarpku/rtc)
 

Akses RadarPekanbaru.Com Via Mobile m.RadarPekanbaru.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »