Sentimen Terhadap Dana 3 M untuk Kongres HMI , Oknum Aktivis HMI MPO Ancam Akan Demo di Kantor Gubri

Dibaca: 23919 kali  Minggu,22 November 2015
Sentimen Terhadap Dana 3 M untuk Kongres HMI , Oknum Aktivis HMI MPO Ancam Akan Demo di Kantor Gubri
Ket Foto : Firka Maulana aktivis HMI MPO

RADARPEKANBARU.COM - Ada saja oknum organisasi lain mencoba menggalang dukungan untuk membatalkan anggaran kongres HMI, sebut saja salah satu nya oknum aktivis HMI MPO Firka Maulana.

Firka mencoba menggalang dukungan dan membawa isu sentimen dengan mengancam demo ke kantor Gubernur Riau, tak tanggung-tanggung Firka juga diduga telah berupaya melakukan provokasi terhadap Bem- Seriau.

Selain menganggkat isu Pemprov Riau tidak bijak bijak memberikan bantuan hingga mencapai Rp3 Miliar,isu aksi brutal yang telah terjadi juga menjadi penyebab akan penuntutan yang dilakukan mahasiswa Riau.

Firka Maulana kader HMI MPO ini juga menyalah gunakan wewenangnya selaku presiden mahasiswa UIR dengan menggunakan lebel sebagai Kordinator Umum BEM Se Riau mencoba membawa yang merugikan organisasi HMI dipo selaku organisasi yang diakui pemerintah.


Saat dihubungi Sabtu (21/11) malam mengatakan,Oknum Presiden Mahasiswa UIR ini mengaku tidak akan melakukan aksi saat kedatangan Wakil Presiden Jusuf Kalla datang ke Provinsi Riau,namun akan demo dikantor gubri.

"Kami tidak akan ada aksi, tetapi kami menyayangkan aksi anarkis kawan-kawan yang mengaku HMI. Terlebih mereka di sini adalah tamu, jadi hargai masyarakat Riau," jelas Firka.

Hal yang senada juga diutarakan oleh Andika yang merupakan Mendagri Badan Eksekutif Universitas Islam Riau (UIR). Dengan tindakan anarkis yang terjadi diharapkan ribuan mahasiswa nantinya tidak akan melakukan aksi serupa lagi.

"Jika ingin melakukan acara silahkan saja, namun jangan bangunkan kemarahan masyarakat Pekanbaru yang telah menerima dengan baik," ucap Andika.

Dalam Kongres HMI yang ke-29 di Hotel Labersa Pekanbaru, perwakilan dari BEM Riau menyayangkan tindakan pengesahan oleh aparatur pemerintahan yang mencapai Rp3 miliar.

"Apa pemerintah buta jika menganggarkan sebesar itu, untuk asap aja kita dianggarkan hanya Rp1,4 Milar. Untuk masyarakat sendiri susahnya minta ampun mengeluarkan anggaran," ujar Andika.

Menanggapi peristiwa tersebut, Firka Maulana  berjanji akan melakukan aksi  Kantor Gubernur guna mempertanyakan uang dalam jumlah fantastik tersebut dengan secara langsung.

"Kongres HMI ini bukanlah kongres besar, hanya acara biasa. Jadi pemerintah jangan terlalu manja dengan memberikan bantuan sebesar itu," tutup Firka.(*/Rpg)

Akses RadarPekanbaru.Com Via Mobile m.RadarPekanbaru.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »