Anggota DPRD Dumai Dilaporkan Diculik dan Disekap

Dibaca: 25675 kali  Selasa,22 September 2015
Anggota DPRD Dumai Dilaporkan Diculik dan Disekap
Ket Foto : Sutrisno dilaporkan disekap oleh orang tak dikenal seusai menginap di Hotel Grand Elite Pekanbaru

RADARPEKANBARU.COM - Seorang legislator di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Dumai Provinsi Riau dari Partai Nasional Demokrat (NasDem) Sutrisno dilaporkan disekap oleh orang tak dikenal seusai menginap di Hotel Grand Elite Pekanbaru untuk kepentingan dinas.

"Terakhir saya ketemu dengan beliau (Sutrisno) hari Kamis (16/9). Waktu itu dia izin untuk membeli rokok di luar (luar hotel)," kata Edi Sepen, legislator Dumai dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), saat dihubungi lewat sambungan telepon, Minggu malam.

Edi mengatakan, sebelumnya Sutrisno bersama rombongan termasuk dirinya berkunjung ke Pekanbaru untuk kepentingan dinas, yakni berkonsultasi hukum di Biro Hukum Pemerintah Provinsi Riau.

"Perjalanan dinas dilakukan sehari dan menginap di Hotel Grand Elite Pekanbaru. Besoknya, hari Kamis (16/9), kami berencana mau balik ke Dumai, namun Sutrisno izin untuk membeli rokok. Tapi nggak balik--balik. Kami sangat lama menunggunya hingga akhirnya lebih dulu pulang ke Dumai," katanya.

Edi mengatakan, awalnya dia dan rekan sesama legislator Dumai lainnya tidak berprasangka buruk, namun kemudian didapat kabar jika Sutrisno belum juga pulang sampai hari Sabtu (19/9).

Sejauh ini, lanjut dia, kabarnya masih simpang siur, ada yang mengatakan dia disekap oleh orang tak dikenal, ada juga yang katanya mengalami kecelakaan.

"Namun yang jelas, kami sudah menyampaikannya ke partai bersangkutan (NasDem) tentang hilangnya salah satu kader politik mereka," kata dia.

Wartawan mencoba menghubungi nomor telepon Sutrisno, berulang kali tidak aktif. Sementara pihak keluarga mengaku sebelumnya sempat mendapat pesan singkat (SMS) dari nomor Sutrisno jika dirinya sedang disekap oleh orang tak dikenal.

Namun Edi Sepen selaku teman baik Sutrisno mengaku telah menerima informasi tersebut. Walau demikian, dia menyatakan itu masih sebatas isu yang perlu diperdalam untuk mencari tahu kebenarannya.

"Sampai malam ini, kami juga belum bisa menghubungi yang bersangkutan. Nomor teleponnya tidak aktif-aktif. Besok kami akan mencoba mencari tahu di mana dan ke mana sebenarnya Sutrisno selama tiga hari hilang," katanya.(*)

Akses RadarPekanbaru.Com Via Mobile m.RadarPekanbaru.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »