42 Rumah Warga Senapelan Pekanbaru Rusak Akibat Proyek PT Waskita Karya

Dibaca: 32993 kali  Rabu,16 September 2015
42 Rumah Warga Senapelan Pekanbaru Rusak Akibat Proyek PT Waskita Karya
Ket Foto : Kantor PT Waskita Karya Pekanbaru

RADARPEKANBARU.COM-Puluhan warga di Kecamatan Senapelan Pekanbaru, Riau yang rumahnya rusak parah akibat pembangunan hotel dan mall di bilangan Jalan Riau persisnya di depan Mall Ciputra Pekanbaru menunggu janji PT Waskita Karya.   

Proyek pembangunan Tangram Hotel Pekanbaru dan Sadira Plaza yang dikerjakan PT Waskita Karya dengan ketinggian gedung 15 lantai itu, telah membuat puluhan rumah warga dengan radius 30 meter dari lokasi bangunan mengalami retak-retak dan rusak parah.

Selain itu, tanah di kawasan pemukiman yang berdekatan dari proyek juga mengalami penurunan sekitar 20-30 centimeter.

"Rumah saya rusak parah. Dinding rumah hingga tiang bangunan atap retak. Memang sudah ada dari pihak Waskita Karya melakukan peninjauan kerusakan. Namun hingga kini belum ada kepastian ganti rugi, " ujar Ahmad didampingi istrinya Marni kepada Wartawan kemarin (14/9/2015).

Menurut Ahmad yang juga Ketua RT 3 RW 6 Kelurahan Padang Terubuk, Kecamatan Senapelan, total rumah warga yang mengalami kerusakan dari pembangunan hotel dan mall itu sebanyak 42 rumah.

"Dari puluhan rumah rusak, baru sekitar tiga rumah yang sudah ganti rugi. Sisanya hingga kini belum ada kejelasan pasti dari pihak Waskita Karya, " kata Ahmad.

Penelusuran dilapangan sejak pembangunan hotel dan mall digesa pada 2013 lalu, sejumlah persoalan mendera warga setempat mengapung ke permukaan.

Mulai dari Amdal pembangunan gedung yang dinilai merugikan warga, kerusakan rumah, hilangnya resapan air sumur hingga ingkar kesepakatan dari pihak pelaksana proyek. Malah proyek pembangunan sempat dihentikan oleh DPRD Pekanbaru di penghujung Januari 2015 lalu.

"Kasus ini sempat menjadi perhatian serius dari anggota DPRD Pekanbaru. Namun di tengah perjalanan, pihak PT Waskita Karya melabrak kesepakatan yang dimediasi oleh DPRD Pekanbaru. Kini warga masih menanti kepastian ganti rugi dari perusahaan plat merah tersebut, " imbuhnya.

Sementara itu juru bicara PT Waskita Karya sekaligus Manager K3 proyek, Jon Akbar menyatakan pihaknya tetap akan bertanggungjawab terkait kerusakan dan ganti rugi rumah warga.(Lipo/By)

Akses RadarPekanbaru.Com Via Mobile m.RadarPekanbaru.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »