Saat Gambar Berbicara Kesesakan di Tengah Kabut Asap

Dibaca: 16557 kali  Minggu,13 September 2015
Saat Gambar Berbicara Kesesakan di Tengah Kabut Asap
Ket Foto : Para jurnalis memamerkan foto soal asap imbas kebakaran hutan bagi masyarakat. Karya mereka dipamerkan di Mal SKA di Jl Soekarno Hatta, Pekanbaru, Minggu (13/9/2015).

RADARPEKANBARU.COM- Ini salah satu cara para jurnalis foto di Pekanbaru memprotes pemerintah atas penanganan kebakaran hutan. Para jurnalis memamerkan foto soal asap imbas kebakaran hutan bagi  masyarakat.

Karya mereka dipamerkan di Mal SKA di Jl Soekarno Hatta, Pekanbaru, Minggu (13/9/2015). Di lantai dasar itu, pewarta foto menampilkan karya-karyanya dengan menjunjung tema 'Masih Mau?'.

Ada 89 foto yang dipamerkan. Foto yang dipamerkan terdiri dari pemenang foto di tahun 2013 dan 2014. Foto-foto itu salah satunya soal meletusnya Gunung Sinabung di Tanah Karo, Sumut.

Dari jumlah itu, ada  30 jenis foto kebakaran lahan dan hutan di Riau yang saat ini terjadi. Foto-foto kebakaran ini paling anyar terkait kabut asap yang saat ini tengah mengepung Sumatera.

Foto-foto dampak asap ini, lumayan unik. Satu di antaranya, patung wanita selamat datang yang diberi masker karena kabut asap. Ada juga foto-foto tim pemadam yang berjibaku di tengah kebakaran lahan.

Menurut Ketua Pewarta Foto Indonesia (PFI) Cabang Pekanbaru, Melvinas, pameran ini dilakukan untuk mengajak masyarakat mengetahui karya-karya jurnalistik bidang fotografi.

"Sekaligus kita juga kampanye tentang lingkungan lewat foto atas kebakaran lahan di Riau saat ini," kata Melvinas.

Foto karya  jurnalistik ini, lanjutnya, memang sengaja dipilih dengan tema lingkungan dari dampak buruk imbas asap. Ini juga bagian bentuk protes kepada pemerintah untuk bisa segera mengatasi kebakaran.

"Lewat foto asap ini, kita ajak masyarakat untuk sama-sama menjaga alam. Sebab, dampak buruk asap juga mengancam kesehatan warga," kata Melvinas.

Di tengah pameran foto bencana asap ini, pihak PFI juga menghadirkan dua nara sumber wartawan sebagai pembicara untuk memberikan edukasi kepada masyarakat yaitu Yusril Ardanis dan Haidir Tanjung.

Pameran foto ini cukup mendapat perhatian dari pengunjung mal. Mereka satu per satu menilik foto-foto kebakaran hutan dan lahan termasuk foto terbaik di tahun 2013 dan 2014 soal Gunung Sinabung.

Warga yang datang ke pameran ini, juga diberikan hadiah dengan karya fotonya. Pengunjung bisa foto selfie di pameran ini dan ditampilkan di media sosial seperti Facebook dan Instagram. Bagi foto selfie yang unik dan lucu, panitia memberikan hadiah buku karya-karya foto jurnalis.
(cha/fdn/dtk)

Akses RadarPekanbaru.Com Via Mobile m.RadarPekanbaru.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »