Jamur Goreng Aset Kuliner Khas Kampar

Dibaca: 25571 kali  Selasa,08 September 2015
Jamur Goreng Aset Kuliner Khas Kampar
Ket Foto : Jamur Goreng Aset Kuliner Khas Kampar

RADARPEKANBARU.COM- Bupati Kampar Provinsi Riau Jefry Noer memperkenalkan jamur goreng hasil budi daya lewat Program Rumah Tangga Mandiri Pangan dan Energi (RTMPE) yang kini menjadi aset kuliner untuk menyambut para tamu yang datang ke daerah itu.

"Ini adalah hasil budi daya yang akan terus dikembangkan," kata Bupati Jefry saat menyambut para tamu luar daerah di Siak Hulum Kampar, Senin  malam (7/9).

Jefry mengatakan, jamur goreng khas hasil dari budi daya dalam Program RTMPE tersebut memiliki cita rasa tersendiri.

"Enak dan gurih," katanya.

Pemerintah Kabupaten Kampar sejak beberapa bulan terakhir telah mengembangkan budi daya jamur lewat Program RTMPE.

Program tersebut adalah upaya pemanfaatan lahan seluas 1.000 meter per segi yang di dalamnya telah lengkap berbagai bahan kebutuhan pangan seperti tanaman sayuran, kolam ikan lele, sistem pengelolaan limbah menjadi bio urine dan biogas serta puouk padat, dan juga rumah jamur.

Rumah jamur kini telah didirikan pada dua titik kawasan percontohan Program RTMPE di Desa Kubang Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kampar.

Dengan desain sederhana berukuran 4x6 meter, rumah jamur telah berulang kali menghasilkan panen jamur yang cukup banyak. Hasil panen tersebut yang kemudian dijadikan oleh Bupati Jefry sebagai makanan untuk menyambut para tamu, khususnya dari luar daerah.

Nantinya, lanjut Jefry, budi daya jamur akan terus dikembangkan ke masyarakat lewat Program RTMPE sebagai upaya untuk mengatasi masalah kemiskinan di daerah itu.

Pemkab Kampar berencana juga akan memberikan dana bantuan untuk masyarakat bisa menjalankan RTMPE dengan modal dasar Rp120 juta.

Kalangan perbankan khususnya Bank Riau Kepri (BRK) juga diminta oleh Jefry untuk menyalurkan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKP-E) bagi masyarakat agar bisa mengembangkan RTMPE di lahan yang berada di rumah masing-masing.

"Jika ini terlaksana dengan baik, maka diyakini Kampar akan terbebas dari kemiskinan pada 2016 akhir mendatang," katanya. (Adv/hms/kampar)

Akses RadarPekanbaru.Com Via Mobile m.RadarPekanbaru.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »