Sekitar 70 Orang Melakukan Penyerangan Terhadap Umat Islam yang Sedang Menunaikan Shalat Id di Papua

Dibaca: 15349 kali  Jumat,17 Juli 2015

Jakarta - Puluhan orang menyerang warga yang sedang beribadah di Karubaga, Kabupaten Tolikara, Papua. Ketua DPR Setya Novanto pun berharap agar kasus tersebut tidak dikaitkan dengan permasalahan politik maupun SARA.

"Kita mengimbau seluruh pihak-pihak, keluarga yang ada di Papua jadikan masalah ini hati-hati. Jangan dikaitkan dengan politik, agama, suku dan arah-arah sosial," ungkap Novanto di rumah dinasnya, Jl Widya Chandra III, Jakarta, Jumat (17/7/2015).

Sebanyak 70 orang melakukan penyerangan terhadap warga yang sedang menunaikan salat Id di Karubaga, Kabupaten Tolikaraa, Papua pagi tadi. Penyerang bahkan membakar rumah yang difungsikan sebagai kios di lokasi tersebut.

Novanto pun meminta agar jajaran kepolisian mengusut tuntas kasus ini. Kapolda Papua diminta segera mengupayakan untuk mengungkap jelas mengenai peristiwa tersebut.

"Kebakaran ini saya minta pihak kepolisian menindak lanjuti. Karena ini terjadi di hari raya, tentu kita harapkan kebakaran ini Kapolda mencari jalan untuk mengungkap penyebabnya. Mudah-mudahan ini murni kebakaran bukan karena disengaja," tutur Novanto.

Semua pihak diharapkan Novanto dapat menahan diri dan tidak tersulut emosi. Jangan sampai permasalahan akan berujung pada hal-hal yang berbau sensitif.

"Agar ada kenyamanan antara agama satu yang lain supaya tercipta bersatu demi kebangkitan bangsa dan negara," ucap politisi Golkar itu.

Peristiwa penyerangan sekelompok orang itu menyebabkan 70 rumah kios berkonstruksi papan kayu terbakar. Jamaah yang sedang salat Id sempat berhamburan dan menyelamatkan diri ke Koramil setempat. Personel Polri/TNI berhasil melumpuhkan 11 orang penyerang.


(ear/erd/dtk)

Akses RadarPekanbaru.Com Via Mobile m.RadarPekanbaru.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »