Bupati Kampar Bicara Swasembada Pangan di Dihadapan Mahasiswa

Dibaca: 27240 kali  Selasa,17 Maret 2015
Bupati Kampar Bicara Swasembada Pangan di Dihadapan Mahasiswa
Ket Foto : Foto Bupati Kampar H Jefry Noer, pada acara Seminar Nasional, Rakornas Ikatan Senat Mahasiswa Pertanian Indonesia (ISMPI) di Gedung Islamic Center Uiversitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau di Pekanbaru Selasa (17/3/15).
PEKANBARU,RADARPEKANBARU.COM-Cita-cita Pemerintahan Presiden Jokowidodo saat ini Menuju Bangsa Indonesia Menjadi Swasembada Pangan Asia Pacific, tidak akan terlepas dari peran kepala daerah masing-masing. Untuk itu dalam mewujudkan program tersebut Kabupaten Kampar telah dahulu memulai dengan program rumah tanga mandiri pangan energi sebagai sasembada pangan kedepannya.

Hal tersebut disampaikan Bupati Kampar H Jefry Noer, pada acara Seminar Nasional, Rakornas Ikatan Senat Mahasiswa Pertanian Indonesia (ISMPI) di Gedung Islamic Center Uiversitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau di Pekanbaru Selasa (17/3/15).

Hadir pada acara tersebut Kepala Badan Ketersediaan dan kerawan Pangan DR Ir Tjuk Eko Hari Basuki, Staf Ahli Kemenpora DR Dr H Hamung Ma'amunn,M.Pd, Penasehat Menteri Kehutanan dan Perikanan DR Arif Satria, Rektor UIN Raiu Prof DR H Munzir Hitami,MA, Waka Rektor II DR Hj Helimati,M.Ag, Kepala Dinas Pendidikan DR Ir Dwi Agus Sumarno, Kadis Pertanian Kota Pekanbaru Edwar Yunus, Para Mahasiswa yang terhimpun dalam ISMPI UIN Suska serta para Mahasiswa Perikanan dan Pertanian.

Dijelaskan Jefry, bahwa perogram yang baru dicanangkan pemerintahan Jokowi, Pemda kampar sudah memulainya. Dimana pemda kampar saat ini sudah membuat pilot projet swasembada bawang merah untuk Sumatra.

Hal tersebut terus terbukti dari contoh hasil panen bawang merah yang dihasilkan di Desa Sei Geringing Kecamatan Kampar Kiri dan di Lokasi P4S Kubang Jaya yang dipanen langsung oleh Ketua Perhiptani Indonesia beberapa hari yang lalu, dimana terlihat hasil panen tersebut melebihi hasil panen bawang merah biasa dilhasilkan brebes yang selama ini dikebnal dengan penghasil bawang terbaik.

Kita yakin kata Jefry, bahwa Indonesia pasti bisa swasembada pangan, karena semua itu Kampar sudah berikan contoh buat daerah-daerah lain. Kampar sudah mulai dengan mendidik melalui pelatihan P4S Kubang Jaya bagi para masyarakat menganggur yang ekonominya lemah. Setelah selesai dididik para pserta diberikan modal usaha demi meningkatkan ekonomi serta terwujudanya swasembada pangan.

Sesuai dengan tema seminar " Cita-cita bangsa Indonesia menjadi lumbung pangan asia pasific" maka melalui Rakornas ini, Jefry berharap kegiatan ini jangan hanya hendaknya rakor serimonial. Akan tetapi bagaimana mahsiswa bisa memiliki ilmu pertanian guna membina jiwa usaha untuk menjadi seorang intervenershif.(Adv/hms/kampar)

Akses RadarPekanbaru.Com Via Mobile m.RadarPekanbaru.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »