Komitmen Walikota Pekanbaru Mengembangkan Ekonomi Rakyat di Bidang Pertanian dan Peternakan

Dibaca: 36708 kali  Kamis,12 Februari 2015
Komitmen Walikota Pekanbaru Mengembangkan Ekonomi Rakyat di Bidang Pertanian dan Peternakan
Ket Foto : Walikota Pekanbaru Panen Raya Bawang Merah di Tenayan Raya
RADARPEKANBARU.COM-Walikota Pekanbaru terus berupaya membuat terobosan agar Kota pekanbaru benar-benar menjadi kota yang maju, cerdas serta menjadi pusat pengembangan ekonomi rakyat menggarap potensi pertanian dan peternakan.


foto : Beberapa waktu yang lalu Walikota penyerahkan sarana produksi pertanian
kepada petani se Kota Pekanbaru di Palas Rumbai
 

Baru baru ini Kelompok tani Kadiran Makmur Jaya binaan Pemko Pekanbaru berhasil melakukan pengembangan budidaya bawang merah di Tenayan Raya. Walikota Firdaus bersama unsur muspida melakukan panen raya.


foto : Walikota Pekanbaru Panen Raya Bawang Merah di Tenayan Raya

Walikota pekanbaru Firdaus ‎melakukan panen raya bawang merah binaan Dinas pertanian kota Pekanbaru bersama kelompok tani kadiran makmur jaya di jalan pesantren kelurahan Kulim kecamatan Tenayan Raya, rabu ( 11/02 /2015).

Dalam kegiatan ini juga dihadiri oleh deputi kementerian desa PDTT Ibu Diyah lestari andiyani, ketua komisi II DPRD kota pekanbaru, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Riau, kepala Dinas Pertanian kota Pekanbaru, kepala Bank Indonesia, kepala bank riau kepri, kepala bank BRI, kapolsek tenayan raya, camat tenayan raya beserta jajarannya, ketua yayasan kompak dan pengurusnya.



Kepala Dinas Pertanian kota Pekanbaru, Edward Yunus menyampaikan bahwa kelompok tani Kadiran Makmur Jaya ini merupakan binaan Dinas dalam pengembangan budidaya bawang merah dan budidaya holtikultura.

Dalam projek ini baru mengelola lahan seluas 7 hekter. Dari pantauan Dinas Pertanian melihat 1 kg bibit bawang merah bisa menghasilkan 10 kg bawang merah. Dan dalam 1 hekter dibutuhkan 4 orang untuk mengurus pertanian bawang merah ini. Dengan keuntungan yang sangat besar hingga tiga sampai empat juta rupiah perorangan.

Walikota Pekanbaru Firdaus merasa sangat bergembira disaat kunjungan kerja pada budidaya bawang merah dan budidaya holtikultura yang sangat banyak dengan berbagai jenis tanaman seperti jagung, cabe rawit, jambu madu dan berbagai peternakan seperti sapi dan kambing. Para petani ini telah mengikuti pelatihan P4S di Kubang Raya untuk menguasai berbagai teknik pertanian dan peternakan.

Walikota Pekanbaru menginginkan kota Pekanbaru menjadi kota pintar yang mandiri, meskipun kota pemerintah kota Pekanbaru juga mempunyai program swasembada pangan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat kota Pekanbaru.

"Kota Pekanbaru mempunyai modal manusia yang banyak, daerah yang luas, dan letak yang strategis maka kita menciptakan masyarakat kita bukan untuk petani melainkan untuk pengusaha dibidang pertanian," tegas Wako.

Komitmen Walikota Pekanbaru Dibidang Peternakan

Selain itu dengan kerja keras Walikota Pekanbaru terus berupaya membuat terobosan agar Kota pekanbaru benar-benar menjadi kota yang modern, cerdas serta menjadi pusat tujuan ivestasi .Seperti halnya beberapa waktu yang lalu, Walikota pekanbaru Firdaus ST MT menemui sejumlah investor dan pelaku usaha di Perth Asutralia. Di negeri Kanguru tersebut, Walikota melakukan ekspos tentang potensi  dan prospek pertanian serta peternakan di Pekanbaru khususnya, dan Riau pada umumnya.



Foto :Walikota Pekanbaru Gaet Investor Negeri Kanguru Australia Dibidang Pertanian dan Peternakan

Informasi yang diterima dari Kabag protokol, Ardiansah, yang mendampingi Walikota di Perth Asutralia tersebut, pertemuan Walikota dengan para investor dari perth Australia tersebut dimediasi oleh Acting Konsul RI di Perth Australia Bp. Rosihan T. Saragih.

"Sebelum melakukan pertemuan dengan investor bidang pertanian dan peternakan, Walikota melakukan ekspos di di konsulat Republik Indonesia di hadapan Acting Konsul RI di Perth Australia Bp. Rosihan T. Saragih serta para staf konsulat. Selanjutnya dilakukan pertemuan dengan perusahaan International Liefstok Exporter di Perth, untuk rencana pengembangan rumah potong hewan, dan jaminan suplai sapi ke Pekanbaru," ujar Ardiansyah.

Walikota Pekanbaru yang dijadwalkan pulang ke Pekanbaru, Rabu (17/12/2014) ketika dihubungi via telepon menambahkan bahwa dalam pertemuan dan pemaparan yang disampaikan sepertinya para pengusaha Perth Australia semakin tertarik berinvestasi mengembangkan sektor agrowisata dan pertanian di Pekanbaru.

"Apalagi saat ini kebutuhan daging dan konsumsi daging di Pekanbaru sangat besar melebihi Kota Medan khusus sapi Bali yang juga berasal dari peternakan Australia. Kita optimis, para pengusaha di Perth Australia ini sangat tertarik untuk meningkatkan investasi sektor pertanian dan peternakan di Pekanbaru, karena struktur tanah dan kondisi alam Pekanbaru serta wilayah yang luas sangat memungkinkan peluang itu. Sehingga lapangan kerja semakin terbuka di untuk putra-putri Pekanbaru," harap Walikota. (Adv/hms/pku/ram)
Akses RadarPekanbaru.Com Via Mobile m.RadarPekanbaru.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »