" />

SEA Games Myanmar dibuka dengan pesta meriah

Dibaca: 13711 kali  Kamis,12 Desember 2013
SEA Games Myanmar dibuka dengan pesta meriah
Ket Foto : Icon
Myanmar, (radarpekanbaru.com)- Pesta olahraga Asia Tenggara (SEA Games) 2013 dengan motto "Green, Clean, Friendship" dibuka secara resmi oleh Wakil Presiden Myanmar U Nyan Tun dan berlangsung meriah di Stadion Wunna Thekdi Naypyidaw, Rabu.

Beberapa detik setelah kualdron berkobar melalui tembakan anak panah, langit di sekitar stadion berkapasitas 30.000 penonton itu pun bermandi cahaya oleh kembang api yang didatangkan dari China.

U Nyan Tun dalam sambutannya mengatakan bahwa Myanmar telah bekerja keras untuk mempersiapkan sebuah pesta olahraga dua tahunan itu agar para atlet dari seluruh negara Asia Tenggara bisa menampilkan prestasi terbaik mereka.

"SEA Games tidak hanya sekedar pesta olahraga, tapi juga sarana yang sangat ampuh dalam meningkatkan hubungan antar negara Asia Tenggara," katanya.

"Ini bukan untuk pertama kalinya Myanmar menjadi tuan rumah, tapi adalah untuk ketiga kalinya, dan dua kali diantaranya adalah pesta olahraga Semenanjung Asia Tenggara (SEAP)," katanya menambahkan.

Myanmar pernah menjadi tuan rumah SEAP Games pada 1961 dan 1969, tapi merupakan tuan rumah pertama setelah berubah menjadi Pesta Olahraga Asia Tenggara (SEA Games).

Sebagian besar cabang olahraga di pesta olahraga yang akan berakhir pada 22 Desember itu digelar di ibukota yang baru Naypyidaw, sementara cabang lainnya digelar di Yangon, Mandalay dan Ngwesaung.

SEA Games 2013 yang merupakan edisi ke-27, menyediakan total 460 medali emas dari 33 cabang olahraga. Cabang dengan medali terbanyak adalah atletik, yaitu 46 nomor.

Beberapa waktu lalu, negara peserta lainnya gagal untuk membujuk Myanmar agar tidak mencoret cabang yang dipertandingkan di Olimpiade, yaitu tenis, senam dan voli pantai.

Cabang sepatu roda yang menjadi tambang emas Indonesia di SEA Games 2011, juga dihapus dari daftar pertandingan dan digantikan dengan cabang baru chinlone, yaitu olahraga tradional yang merupakan turunan dari sepak takraw.

Akibatnya banyaknya cabang Olimpiade yang dihapus dan diganti dengan cabang tradisional, Filipina memutuskan untuk hanya mengirim 208 atlet, jumlah terkecil sejak SEA Games 1999 di Brunei.

Thailand, salah satu kekuatan utama di SEA Games, mengirim 1.021 atlet dan ofisial, diantaranya Pangeran Sirivannavari Nariratana yang akan berlaga di cabang berkuda. Pada SEA Games 2005 di Manila, anggota keluarga raja tersebut bertanding di cabang bulutangkis.

Sementara itu Indonesia yang merupakan juara bertahan, juga mengirim sekitar 1000-an atlet dan ofisial dengan target meraih sekitar 120 medali emas, sekaligus mempertahankan gelar juara umum.

Sementara Thailand melalui sekjen Komite Olimpiade Thailand Charouck Arirachkaran, menargetkan perolehan 100 medali emas.

Pada SEA Games 2011 lalu, tuan rumah Indonesia tampil sebagai juara umum dengan 182 emas, disusul Thailand (109( dan Vietnam (96).(ant)

Editor : Ahmad Adryan
Akses RadarPekanbaru.Com Via Mobile m.RadarPekanbaru.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »