Seorang Penipu Tewas Tenggelam Di Sungai Tapung

Dibaca: 25161 kali  Senin,15 Desember 2014
TAPUNG,RADARPEKANBARU.COM-Sosok mayat laki laki ditemukan oleh masyarakat di Sungai Tapung tepatnya di Afd.VI kebun Tamora Desa Kasikan Kecamatan Tapung Hulu kabupaten Kampar,pada minggu tanggal 14/12/2014 sekira pukul 14.30 wib. Mayat pria yang ditemukan ini dengan ciri-ciri tinggi sekitar 170 cm dengan perawakan tegap, berkulit kulit sawo matang serta mengenakan baju kemeja dan celana Jeans. Personil Polsek Tapung Hulu yang mendatangi lokasi penemuan mayat ini kemudian membawa korban ke Puskesmas Tapung Hulu dan memintakan visum. Kapolsek Tapung Hulu AKP Nurman SH yang dikonfirmasi melalui Paur Humas Ipda Deni Yusra membenarkan kejadian ini, disampaikan bahwa setelah dilakukan klarifikasi terhadap Tersangka Arifin yang telah tertangkap beberapa hari lalu mengakui bahwa mayat yang ditemukan ini adalah rekannya bernama Andi warga Tebing Tinggi (Sumut) yang melarikan diri usai melakukan aksi Penipuan terhadap seorang pemilik warung (Marni) di Afd III kebun Tamora desa Kasikan pada hari Kamis 11 Desember 2014 lalu, Saat itu keduanya berhasil memperdaya pemilik warung dan mengambil cincin emas seberat 3 mas miliknya. Diduga Andi yang ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia ini tewas karena tenggelam di sungai Tapung saat melarikan diri setelah dikejar massa, kemungkinan yang bersangkutan tidak bisa berenang. Berdasarkan informasi yang diperoleh, diketahui pada hari Kamis 11 Desember 2014 Arifin dan Andi yang mengaku sebagai sales menawarkan kompor gas kepada pemilik warung (Marni) namun ditolak dan disarankan untuk menjualnya kepada orang lain. Keduanya lalu pergi, namun kemudian datang lagi dan meminta dibuatkan makanan mie instan, saat makan itu mereka memperdaya pemilik warung untuk menyerahkan emas beserta suratnya.Marni si pemilik warung kemudian mengambil cincin emas seberat 3 Mas beserta suratnya dan menyerahkan kepada mereka. Setelah pelaku pergi iapun menyadari kalau telah tertipu dan memberitahu warga untuk melakukan pengejaran. Saat dikejar massa keduanya melompat ke sungai Tapung dan satu dari mereka (Arifin) berhasil ditangkap warga dan diserahkan kepada pihak Kepolisian, sementara rekannya Andi Saputra Lubis  ditemukan tewas pada Minggu 14 Desember 2014 pukul 14.30 wib oleh karyawan kebun Tamora, dan pada Senin 15 Desember 2014 pukul 01.00 wib jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan dikampung halamannya di Tebing Tinggi Sumut, Keluarganya menolak dilakukan otopsi dan telah dibuatkan surat pernyataannya yang diserahkan kepada pihak Kepolisian yang diketahui oleh Kepala desa Kasikan kecamatan Tapung Hulu.(Smi)
Akses RadarPekanbaru.Com Via Mobile m.RadarPekanbaru.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »