Akibat Banjir

Bahan Makanan masih Di Gudang, Lima Desa Di Kampar Kiri Belum Dapat Bantuan

Dibaca: 22230 kali  Rabu,19 November 2014
BANGKINANG, RADARPEKANBARU.COM - Akibat luapan sungai Kampar Kiri, sekarang giliran lima Desa di Kampar Kiri Hilir terendam banjir, hingga Rabu (18/11/2014) kelima desa masih terisolir, warga sangat membutuhkan makanan dan obat-obatan. Camat Kampar Kiri Hilir Sarifuddin yang di hubungi radarpekanbaru.com via selulernya menyebutkan, ada lima desa di kecamatan itu yang terisolir sejak tiga hari belakangan. Kelima desa itu di antaranya, Mentulik, Rantau Kasih, Gading Permai, Sungai Bungo dan Bangun Sari. "Jalan lintas menuju Mentulik dan Rantau Kasih terendam dan tidak bisa dilalui. Makanya berimbas tiga desa di belakangnya," ujar Sarifuddin. Dikatakannya lagi, tercatat, lima desa itu didiami oleh 1.162 kepala keluarga. Tersebar di Mentulik 303 kepala keluarga, Rantau Kasih 200 kk, Bangun Sari 286 kk, Gading Permai 153 kk dan Sungai Bungo 220 kk. Menurut Sarifuddin, warga kesulitan mendapatkan bahan makanan dan obat-obatan. "Warga Rantau Kasih harus berusah payah naik boat ke Simalinyang untuk mencari bahan makanan, warga semakin cemas karena air sudah mulai merendam sekitar 100 unit rumah di Mentulik dan 30 rumah di Sungai Bungo," katanya. Berhektare-hektare lahan perkebunan warga juga ikut terendam. Itu bukti ketinggian air luapan Sungai Kampar Kiri meningkat. Sekarang yang paling dibutuhkan warga beras. Sarifuddin mengaku telah menyampaikan kebutuhan warga ke BPBD dan Dinsosnaker Kampar. Namun BPBD dan Dinsosnaker balik meminta laporan tertulis. Alasannya sesuai dengan prosedur di Bulog. "Harusnya kalau seperti ini (banjir), administrasi dikesampingkan dululah. BPBD pun yang mempunyai anggaran, harusnya mengeluarkan dana untuk bantuan kepada masyarakat,"kata Sarifuddin. Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kampar Ir Irtarius menyampaikan,"Bantuan sudah di kirim beberapa hari yang lalu ke Posko di Gunung Sahilan, karena akses masuk ke lima Desa tersebut tidak bisa di lewati, kita drop dulu ke Gudang Gunung Sahilan, bagi warga yang membutuhkan silahkan ambil di sana," kata irtarius singkat.(Smi)
Akses RadarPekanbaru.Com Via Mobile m.RadarPekanbaru.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »