Momentum Menuju Perubahan Pekanbaru Sebagai Kota Metropolitan Yang Madani Di Tahun Baru Islam 1436 H

Dibaca: 28542 kali  Kamis,23 Oktober 2014
Momentum Menuju Perubahan Pekanbaru Sebagai Kota Metropolitan Yang Madani Di Tahun Baru Islam 1436 H
Ket Foto :
RADARPEKANBARU.COM - Memperingati tahun baru 1436 Hijriyah yakni Bulan 1 Muharam, merupakan salah satu momentum bersejarah bagi umat Islam, karena hal tersebut dapat mengingatkan kita bahwa tahun ini harus lebih baik dari tahun kemarin. Menyadari hakikat tahun baru Hijriyah, umat Islam sebagai umat terbaik dan sepatutnya menjadi suri tauladan yang baik kepada orang lain haruslah mempunyai cara dan sikap yang menjunjung tinggi ajaran wahyu dalam menyambut datangnya tahun baru Hijriyah, agar dapat membedakan dengan cara dan adat kaum lain.

Muharam adalah bulan yang sangat bersejarah buat ummat Islam sedunia. Karena di samping bulan Muharam sebagai bulan pertama tahun Hijriyah, bulan Muharam juga menyimpan banyak sekali peristiwa bersejarah. Di antaranya adalah tenggelamnya raja Fir'aun dan anak buahnya di Laut Merah, hijrahnya Nabi Muhammad SAW ke Madinah serta masih banyak lagi peristiwa bersejarah lainnya. Bulan Muharam adalah bulan yang sangat agung, di dalamnya terkandung makna dan keutamaan hakiki dalam rangka proses pembentukan pribadi-pribadi muslim.

Berdasarkan sabda Rasulullah "Barang siapa yang hari ini lebih baik dari hari kemarin dialah orang yang beruntung, siapa yang hari ini keadaannya sama dengan hari kemarin maka dia orang yang merugi dan siapa yang keadaanya lebih buruk dari yang kemarin maka dia adalah orang yang celaka".

Berdasarkan hadist tersebut Walikota Pekanbaru, H.Firdaus, ST. MT. mengajak seluruh masyarakat menumbuhkan semangat baru untuk mewujudkan visi dan misi Pekanbaru sebagai kota Metropolitan yang Madani. Momentum pergantian tahun hijriah ini, harus menjadi landasan bagi umat muslim untuk menata kehidupan yang lebih baik lagi kedepannya.

"Mari kita jadikan peringatan 1 Muharam 1436 Hijriah ini sebagai wadah untuk bermuhasabah diri, meminta ampunan atas dosa yang telah diperbuat setahun yang lalu, berdoa atas keselamatan dan rezeki. Tentunya dengan bingkai keimanan kepada Allah SWT," ungkap Walikota Pekanbaru, Firdaus MT ketika memberikan pengarahan dan sambutan di Mesjid Agung Ar-Rahman.

Dalam rangka memeriahkan tahun baru Islam 1 Muharram 1436 Hijriah yang bertepatan pada 25 Oktober mendatang, Pemerintah Kota Pekanbaru juga sudah menyiapkan serangkaian kegiatan, mulai dari pawai taaruf, pencanangan Mesjid Paripurna se-kota Pekanbaru dan pelantikan 14 Imam Mesjid Paripurna serta berbagai kegiatan yang basis Islami.

Tahun baru, Presiden dan Wakil Presiden Baru, Harapan Baru

Bertepatan dengan tahun baru Islam, Indonesia juga telah memiliki Presiden baru, pemimpin baru untuk lima tahun yang akan datang. Babak baru segera dimulai, Jokowi adalah Presiden yang dipilih oleh rakyat melalui jalan yang "demokratis" dan konstitusional. Mari kita lupakan masa Pilpres yang telah berlalu.

"Jangan melihat masa lalu dengan penyesalan, jangan pula melihat masa depan dengan ketakutan, tapi lihatlah sekitarmu dengan penuh kesadaran", pepatah James Thurber seorang penulis dan kartunis dari Amerika Serikat.

Ekspektasi bangsa Indonesia kepada Jokowi setidaknya bisa memberikan harapan positif bagi pemerintah lima tahun yang akan datang. Apalagi selama ini Jokowi dianggap sebagai sosok yang dekat dengan rakyat, yang anti terhadap praktik korupsi. Namun, jangan sampai ekspektasi positif ini menjadikan boomerang bagi Jokowi-JK pada lima tahun yang akan datang karena rakyat menaruh harapan di pundak presiden yang baru.

Tugas berat sudah menanti. Jokowi-JK akan menghadapi masalah yang sangat berat dalam berbagai bidang: kerusakan dan kegersangan jiwa, belitan budaya malas dan suka jalan pintas, keserakahan terhadap dunia, kemunafikan, kerusakan lingkungan, semakin menipisnya sumber daya alam, kesenjangan sosial-ekonomi yang semakin parah, dan sebagainya. Maka, kini diperlukan usaha yang komprehensif untuk mengatasi masalah bangsa. bukan hanya usaha parsial berdasarkan akal dan pencapaian inderawi semata.

Ingat, Umat Islam telah diberi "senjata" oleh Allah dalam mengatasi masalah mereka, yaitu dengan Doa. Kata Nabi Muhammad SAW, doa adalah senjata orang mukmin (shilaahul mukmin). Seluruh rakyat berharap, berdoa untuk kebaikan bangsa Indonesia. Sebagai rakyat yang mencintai negerinya, mari kita bantu pemerintahan Jokowi-JK dengan doa dan kerja nyata sesuai kemampuan kita.

"Sebagai muslim yang sedang diberi amanah untuk memimpin bangsa Muslim terbesar di dunia ini, Pak Jokowi dan Pak Jusuf Kalla, semoga berkenan menerima harapan kami dengan sepenuh hati, senantiasa berusaha keras dan berdoa dalam memimpin bangsa menuju ke yang lebih baik," ungkap Walikota Pekanbaru, Firdaus.

Hijrah Menuju ke Yang Lebih Baik


Dari Perspektif pemerintah kota Pekanbaru peringatan tahun baru Islam ini juga merupakan momentum memperbaiki maindset setiap pegawai kearah birokrasi yang lebih baik, lebih transparan dan lebih akuntabel demi mewujudkan pelayanan prima yang merupakan tuntutan reformasi birokrasi yang sedang dilaksanakan.

Visi terwujudnya "Pekanbaru sebagai kota Metropolitan yang Madani" yang ingin dicapai Pemko Pekanbaru adalah kota yang maju secara teknologi dan insfrastruktur, dibarengi dengan masyarakat yang agamis, dalam hal ini masyarakat yang islami, yang mempelajari, memahami, menghayati dan mengimpementasikan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

"Untuk itu Pemerintah kota Pekanbaru secara berkesinambungan telah melaksnakan program-program pembangunan sumber daya manusia menuju masyarakat madani. Yang diimpementasikan melalui kegiatan sekolah mengaji, magrib mengaji dan puncaknya ialah pencanangan mesjid paripurna yakni mesjid yang sempurna dan lengkap yang dijadikan sebagai sentral dakwah, pendidikan keagamaan dan ekonomi umat Islam kota Pekanbaru. Di kota Pekanbaru terdapat 13 mesjid Paripurna yakni Mesjid Paripurna Kota Pekanbaru yaitu mesjid Agung Ar-Rahman dan 12 mesjid lainya berada disetiap kecamatan se-Pekanbaru," jelas Firdaus.

Dengan telah dicanangkannya mesjid Paripurna Kota Pekanbaru dan mesjid Paripurna disetiap kecamatan, Walikota Pekanbaru, Firdaus, ST. MT. mengajak seluruh elemen masyarakat bahu membahu memakmurkan mesjid dan menjadikan mesjid sebagai pusat keunggulan dakwah dan syiar Islam sebagai mana Firman Allah dalam Al-Quran "Hanyalah yang memakmurkan mesjid-mesjid Allah, Ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan sholat dan menunaikan zakat dan tidak takut kepada siapapun selain Allah. Maka merekalah orang-orang yang diharapkan, termasuk golongan yang mendapat petunjuk,".

"Saya berharap, semoga semangat Hijrahakan menjadi modal untuk merajut perubahan pola pikir dan perubahan priilaku ke arah yang lebih baik. Untuk itu marilah kita ramaikan perayaan tahun baru islam ini, tidak hanya sebaatas refleksi seremonial semata tapi dengan berbagai aktifitas yang islami akan lebih memasyarakatkan nilai-nilai keislamanan di masyarakat Pekanbaru," Papar Firdaus.

Hal Senada Diungkapkan warga masyarakat, Zulkifli, Ia menerangkan bahwa tahun baru Hijriah adalah tahun perubahan menuju ke arah yang lebih baik.

"Maka dari itu mari kita mulai dari pribadi masing masing seperti tepat Waktu mengejakan Sholat lima waktu, berpuasa dan bersedekah. Sehingga dengan begitu akan gaya hidup kita akan berubah dengan sendirinya," singkatnya.

Makna Tahun Baru Islam di Masyarakat

Momen tahun baru Islam 1.436 Hijriah dimaknai sebagai hijrah menuju kebaikan dan sarana introspeksi diri. Hal ini disampaikan salah seorang Warga Sukajadi, nurhayati. Ia mengatakan momen tahun baru Islam adalah momentum untuk introspeksi diri untuk menjadi insan yang lebih baik lagi.

"Sebagai manusia tentu tak lepas dari yang namanya kesalahan. Nah, di pergantian tahun ini hendaknya sebagai manusia yang memiliki akal.dan pikiran, pergunakan momen ini untuk perbaikan diri,untuk muhasabah diri selama ini apa yang telah kita lakukan, lebih banyak buruknya atau baiknya," ujar nya.

Selain itu, Ia juga mengajak kepada seluruh masyarakat Riau khususnya Pekanbaru, untuk senantiasa meningkatkan kualitas diri juga menjadikan momentum pergantian tahun sebagai momentum hijrah ke arah yang lebih baik.

"Mari kita tutup lembaran lama kita, kita buang segala keburukan kita. Jadikan kesalahan tahun lalu sebagai pelajaran dan jangan sampai terulang lagi. Terus berusaha jadi yang terbaik buat diri sendiri, keluarga, orang sekitar dan juga berguna bagi nusa dan bangsa," jelasnya.(adv)
Akses RadarPekanbaru.Com Via Mobile m.RadarPekanbaru.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »