Alamak,,Bandar Judi Malaysia Diduga Coba Suap Pebulutangkis Denmark

Dibaca: 17190 kali  Selasa,14 Oktober 2014
Alamak,,Bandar Judi Malaysia Diduga Coba Suap Pebulutangkis Denmark
Ket Foto :
RADARPEKANBARU.COM - Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) tengah mendalami laporan pengaturan skor di ajang Jepang Open, Juni lalu. BWF akan bekerjasama dengan pihak kepolisian guna menyelesaikan kasus ini.

BWF mengonfirmasi bila ada laporan soal pengaturan skor dari 2 pebulutangkis asal Denmark, yaitu Hans Kristian Vittinghus dan pemain spesialis ganda Kim Astrup. Kepada BWF, keduanya mengaku telah didatangi oleh 2 orang asal Malaysia.

Hans dan Kim diminta untuk mengalah dalam sebuah pertandingan di Jepang. Sang bandar menjanjikan imbalan sebesar 2.500 euro hingga 3.000 euro kepada Hans dan Kim bila kalah dalam laga tersebut.

Namun, Hans dan Kim menolak tawaran tersebut dan segera melaporkannya kepada BWF. Presiden BWF, Poul-Erik Hoyer Larsen, mengapresiasi laporan yang diberikan oleh 2 pemain tersebut.

"BWF sangat puas dua pemain itu sama sekali menolak tawaran tersebut dan melaporkannya. Kami menyadari ancaman dari pengaturan pertandingan pada umumnya. Dan bulutangkis dapat menjadi target untuk kegiatan kriminal yang berhubungan dengan pengaturan hasil pertandingan,” ujar Hoyer, seperti dilansir Reuters.

“Hal ini masalah kompleks dan sensitif yang mungkin melibatkan sindikat kejahatan. Dengan demikian, kami telah menawarkan penuh kerjasama dan bantuan otoritas polisi untuk menyelesaikan kasus ini," sambungnya.

Sementara itu, Asosiasi Bulutangkis Malaysia (BAM) mengaku terkejut dengan adanya percobaan pengaturan skor ini. BAM berharap sang pelaku bisa segera diseret ke pengadilan karena sudah merusak nama Malaysia.

"Ini benar-benar mengejutkan. Kami mendengar pengaturan pertandingan dalam olahraga lain, tetapi untuk mendengar laporan tersebut dalam bulutangkis benar-benar mengejutkan, " ucap Wakil Presiden BAM, Datuk Norza Zakari.(viva)
Akses RadarPekanbaru.Com Via Mobile m.RadarPekanbaru.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »