Pilkada Bengkalis,Datuk Fachruddin Ajak Anak Kemenakan Pilih Kasmarni

Dibaca: 2442 kali  Selasa,27 Oktober 2020
Pilkada Bengkalis,Datuk Fachruddin Ajak Anak Kemenakan Pilih Kasmarni
Ket Foto :

RADARPEKANBARU.COM - Kampanye tatap muka calon bupati Bengkalis nomor urut 3, Kasmarni, di Jalan Kutilang Kelurahan Air Jamban, Senin (26/10/2020) penuh air mata. Tidak seperti kampanye sebelumnya yang menyampaikan visi misi, kampanye kali ini lebih berbicara dari hati ke hati. Tetua suku dan para tokoh Melayu secara terbuka menyampaikan isi hati bagi Kasmarni, seorang perempuan Melayu yang maju mengangkat Marwah negeri. 

"Menurut Hukum Adat, hukum keluarga, hukum sesuku, hukum sekaum, hukum sekampung, wajib mendukung Kasmarni. Siapo lagi kalau bukan anak kemanakan kito. Orang lain sajo beramai-ramai mendukung, kenapa kita tidak. Mari kita ajak anak kemenakan, cucu cicit, tetangga dan kerabat untuk memilih Kasmarni anak kemenakan kito ni," ujar Datuk Fachruddin Syarif Ketua Lembaga Adat Mandau (LAM) kawasan Mandau.

Fachruddin yang hafal silsilah Melayu ini menyampaikan historis majunya Kasmarni menjadi calon bupati. Bersama para tetua suku mereka datang meminta kesediaan Kasmarni dengan harapan marwah Melayu tak hilang di bumi Melayu ini.

"Kasmarni satu-satunya perempuan Melayu yang berani tampil menjadi calon bupati di Bengkalis. Dia dari puak kita, mari kita dukung dan menangkan anak kemenakan kita ini," ajak Fachruddin yang pagi itu membawa serta 8 kepala suku yang tergabung dalam LAM kawasan Mandau. 

Mendapat petatah petitih dan dukungan dari tetua suku yang duduk bersila bersama, Kasmarni tak kuasa menahan tangisannya. Penyampaian visi misinya berubah derai air mata. Pertahanannya runtuh. Air mata yang coba di tahan akhirnya mengalir juga.

Terisak-isak, Kasmarni bercerita awal pencalonannya. Dengan kata-kata terputus dia menjelaskan keputusannya maju karena permintaan tetua suku yang datang kepadanya demi mengangkat marwah Melayu di negeri ini.

"Uwak (tetua suku red) datang ke aku. Dia cakap, jangan sampai oghang memandang ondah awak. Itu yang diposankan. Sebetulnyo aku tak sanggup, cuman aku mengingat kalau tak awak siapo tidak lagi. Itulah yang dipesankan samo aku," ujar Kasmarni terbata-bata.

Disampaikan Kasmarni, banyak dukungan yang sudah didapatnya, tapi dukungan dari Puak Melayu akan menjadi dorongan besar baginya melangkah maju. 

"Oghang lain pun mau mendukung awak. Mudah mudahan dengan kekompakan kito bisa samo samo. Bak kato awak tak kan hilang Melayu di bumi ni, iko lah yg aku pertahankan, walaupun berat perjuangan tapi aku ikhlas. Mudah mudahan dengan dorongan tokoh masyarakat yang ado ni mari besamo samo," ungkapnya.

Kasmarni juga menyampaikan tak mencari harta kekayaan dalam pencalonannya ini karena yang terpikir olehnya hanya keinginan menjadikan negeri ini lebih bermarwah, maju dan sejahtera. 

"Aku tak nak mencai kayo doh, InsyaAllah duit aku ado, kalau untuk hidup itu ini cukup. Tapi aku memikirkan marwah yang kito cakapkan, "jangan sampai miko macam aku" itu yang beliau cakapkan. Jadi aku kinin berusaha, berusaha dengan sekuat tenaga, dan berdoa. Aku ikhlas, apopun keputusannyo Allah yang menentukan. Kalau takdir, nasib itu tak bisa awak menentukan doh. Yang penting aku bejalan berupaya sekuat tenaga aku, mudah mudahan berkat dorongan dari masyarakat insyaAllah kami melayu ko masih dipimpin samo oghang melayu," ujarnya dengan dialek Melayu yang kental.

Sementara itu Fachruddin Syarif dan tetua suku LAM mengaku sangat tersentuh dengan penuturan Kasmarni yang berurai air mata itu. 

"Sebuah curahan hati seorang putri Mandau yang selama ini ditahan-tahankannya. Kita akui kita jauh tertinggal suku-suku Melayu lain. Jadi ketika dia punya semangat dan tokoh-tokoh tua mendukung, dia menjadi tersentuh. Mudah-mudahan dengan dukungan tokoh, beban berat yang dia tanggung bisa berkurang. Mudah-mudahan apa yang menjadi niat dan hajatannya diijabah Allah. Menjadi pemimpin di tanah Melayu ini," ujar Fahruddin lagi.(ckc)

Akses RadarPekanbaru.Com Via Mobile m.RadarPekanbaru.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »