5 Tenaga Kesehatan di Riau Positif Covid-19, 4 Diantaranya dari Dumai

Dibaca: 3305 kali  Rabu,29 April 2020
5 Tenaga Kesehatan di Riau Positif Covid-19, 4 Diantaranya dari Dumai
Ket Foto :

RADARPEKANBARU.COM - Sedikitnya empat tenaga kesehatan di Kota Dumai, Riau terkonfirmasi positif virus Corona (Covid-19). Mereka merupakan klaster pertemuan Tenaga Kesehatan (Nakes) Teladan Kota Dumai beberapa waktu lalu.

Agar tidak ada lagi tenaga kesehatan di Dumai terpapar Covid-19, Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau dan Kota Dumai akan melakukan tracing kontak kepada seluruh peserta Nakes Teladan tersebut.

Demikian disampaikan Kepala Diskes Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir didampingi Juru Bicara Penanganan Covid-19 Riau, dr Indra Yovi di Posko Gugus Tugas Riau, Gedung Daerah Pekanbaru, Selasa (28/4/2020).

"Sampai saat ini sudah ada empat tenaga kesehatan di Dumai yang positif Covid-19. Keempatnya klaster dari Nakes Teladan," kata Mimi.

Mimi memperkirakan pertemuan Nakes Teladan itu dihadiri ramai tenaga kesehatan, karena seluruh tenaga kesehatan Puskesmas yang ada di Dumai ikut kegiatan tersebut.

"Berapa jumlahnya yang pasti ramai karena pertemuan tenaga kesehatan teladan. Makanya yang tranmisi lokal banyak tenaga kesehatan, kasus terakhir pasien S (40) merupakan TU di salah satu Puskesmas," terangnya.

"Makanya agar tidak terjadi lagi, kita perlu lakukan tracing kontak secara tepat, siapa-siapa orang yang sudah berkontak erat dengan tenaga kesehatan yang terkena Covid-19," sambungnya.

Mimi menjelaskan, keempat tenaga kesehatan terpapar Covid-19 diantaranya pasien 40 adalah S (31) tenaga TU Puskesmas, pasien 22 adalah ME (44) ASN, pasien 35 adalah NU (37) perawat.

Selain empat tenaga kesehatan di Dumai, lanjut Mimi, satu tenaga kesahatan dari Pelalawan juga terpapar Covid-19 adalah pasien 18 inisial AS (30) dokter di rumah sakit Pelalawan.

Dengan begitu ada lima tenaga kesehatan di Riau terpapar Covid-19. "Pasien AS pernah kontak dengan pasien positif Covid-19 inisial RBT (50) dan JG (58) yang didapat dari hasil traking kontak. Pasien AS tertular virus dari pasien RBT dan JG yang tidak jujur mengungkapkan riwayat perjalanan," tukasnya.(ckc)

Akses RadarPekanbaru.Com Via Mobile m.RadarPekanbaru.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »