Driver Gojek di Pekanbaru Sayangkan Nadiem Makarim Jadi Menteri Jokowi

Dibaca: 4395 kali  Kamis,24 Oktober 2019
Driver Gojek di Pekanbaru Sayangkan Nadiem Makarim Jadi Menteri Jokowi
Ket Foto :

RADARPEKANBARU.COM. Rabu (23/10/2019) CEO Gojek Nadiem Makarim dilantik sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud).

Setelah dilantik, pendiri transportasi Online ini resmi meninggalkan Gojek dan tidak berhak atas kebijakan apapun. Keputusan ini sangat disayangkan oleh berbagai pihak. Salah satunya datang dari Driver Ojek Online (Ojol) yang ada di Pekanbaru, Riau.

Seperti disampaikan oleh salah seorang driver Gojek Online di Riau Yuyus. Dikatakan Driver Gocar ini, saat menjadi CEO dirinya memang sukses membuat Gojek semakin besar dan sukses. Namun dirinya belum sukses membuat mitra-mitranya sukses juga.

"Pas jadi CEO saja dia gagal mensejahterakan mitranya. Konon lagi ketika menjadi menteri," ujar Yuyus.

Yuyus khawatir, ketika Nadiem menjabat sebagai menteri, dirinya malah akan membuat regulasi yang menguntungkan perusahaan swasta dan tidak berpihak kepada pegawai dan kaum buruh, dalam hal ini para driver ojol.

"Karena ibaratnya, ketika dia sudah masuk di kalangan Pemerintah, otomatis kebijakan dia ya harus menguntungkan buat pemerintah. Takutnya itu. Nanti kami yang dibawah-bawah ini makin sengsaralah," keluhnya.

Disinggung mengenai rencana aksi turun ke jalan untuk melakukan penolakan, Yuyus mengatakan rencana tersebut sampai saat ini belum ada. "Sampai hari ini tak ada informasi ataupun rencana seperti itu yang saya dapatkan.

Tunggu informasi selanjutnya saja," pungkasnya. Hal yang sama juga disampaaikan driver gojek lainnya, Wahyu.  Wahyu telah mendapat kabar akan ada penolakan terhadap Nadiem yang diangkat menjadi menteri.

"Rencananya ada (aksi demo) menolak pak Nadiem sebagai Mendikbud," katanya, Rabu (23/10/2019). Dia mengatakan, memang wacana aksi demo itu sudah ramai dibicarakan driver Gojek di Pekanbaru.

Hanya saja ia belum mengetahui kapan pastinya. "Belum tahu kapan tanggal pastinya. Tapi wacana itu sudah ada," cakapnya. Disamping itu, Wahyu mengatakan ditunjuknya bos Gojek menjadi menteri oleh Presiden Joko Widodo diharapkan ke depannya driver gojek bisa lebih sejahtera lagi ke depannya.

"Kalau penghasilan kami ya begini pas-pasan buat makan. Kalau bos Gojek jadi menteri tapi kesejahteraan kami seperti ini untuk apa jadi menteri, mendingan urus Gojek dengan serius," tukasnya.(ckc)

Akses RadarPekanbaru.Com Via Mobile m.RadarPekanbaru.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »