Kabut Asap Makin Tebal,

Aktivitas Bandara SSK II Pekanbaru Masih Normal

Dibaca: 2113 kali  Senin,09 September 2019
Aktivitas Bandara SSK II Pekanbaru Masih Normal
Ket Foto :

PEKANBARU - Meski Senin (9/9/2019) pagi kondisi kabut asap kian tebal di Kota Pekanbaru, namun belum berpengaruh terhadap aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru. Hal ini diakui oleh Yogi Prasetyo, Executiv General Manager Bandara SSK II Pekanbaru. Dimana menurut Yogi, jarak pandang di area Bandara SSK II masih katogori aman untuk dilakukan aktivitas penerbangan yakni berada di 1.500 M.


"Untuk aktivitas penerbangan di Bandara SSK II masih normal sesuai jadwal. Dimana jarak pandang di area bandara pada pukul 08.00 WIB tadi 1.500 M," ungkap Yogi Executiv General Manager Bandara SSK II Pekanbaru, Senin (9/9/2019).

Menurut Yogi lagi, jarak pandang 1.500 M tersebut tergolong masih aman dan normal untuk dilakukan aktivitas penerbangan. "Tidak ada masalah dan masih aman untuk penerbangan. Bahkan jadwal penerbangan hari ini, baik datang maupun berangkat juga sesuai jadwal atau on schedule. Sesuai standar di Bandara SSK II, penerbangan akan terganggu jika jarak pandang sudah di bawah 1.000 meter," pungkasnya.


Diberitakan sebelumnya, Kasi Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru Marzuki mengatakan untuk hari ini Pekanbaru memang diselimuti asap. Namun tak hanya Pekanbaru, wilayah lain ada juga yang diselimuti asap. "Ada 4 wilayah yang diselimuti asap yakni Pekanbaru, Inhu, Dumai dan Pelalawan," katanya.


Akibat kabut asap tersebut, jarak pandang di 4 wilayah tersebut juga sangat terbatas dan terparah itu di Kota Pekanbaru yakni hanya 2 Km. "Sementara 3 daerah lainnya jarak pandangnya adalah 3 kilometer," ucapnya. Ia mengatakan untuk Senin (9/9/2019) titik panas di Riau mencapai 289 titik dan terpantau di 9 wilayah.


Titik panas tersebar di Kepulauan Meranti 2 titik, Bengkalis 4 titik, Kampar 2 titik, Dumai 1 titik, Kuansing 1 titik, Pelalawan 57 titik, Rokan Hilir 1 titik, Indragiri Hilir 185 titik, dan Indragiri Hulu 31 titik. Dari jumlah tersebut, 182 titik di antaranya dipastikan adalah titik api. Yakni ada aktivitas kebakaran hutan dan lahan. Hal ini karena 182 titik tersebut memiliki level konfidence di atas 70 persen.


Dirincikan Marzuki lagi, adapun 182 titik itu berada di Bengkalis 2 titik, Pelalawan 38titik, Rokan Hilir 1 titik, Indragiri Hilir 117    titik, Indragiri Hulu 17 titik dan Dumai 1 titik. (hrc)
 

Akses RadarPekanbaru.Com Via Mobile m.RadarPekanbaru.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »