Tensi dengan Iran Memanas, Inggris Kirim Kapal Perang Ketiga

Dibaca: 2453 kali  Rabu,17 Juli 2019
Tensi dengan Iran Memanas, Inggris Kirim Kapal Perang Ketiga
Ket Foto :

INGGRIS - Inggris akan mengirim kapal perang ketiga ke Teluk Persia, meski mengaku langkah ini tidak terkait dengan krisis Iran saat ini. Kementerian Pertahanan mengatakan pada Selasa bahwa HMS Duncan, frigate tipe 45, transit ke wilayah tersebut untuk memastikan Inggris mempertahankan keberadaan keamanan maritim yang berkelanjutan sementara HMS Montrose, frigate tipe 23, melakukan pemeliharaan terencana.

 

Kemudian di tahun ini, HMS Kent, frigate tipe 23 lainnya, akan dikerahkan ke wilayah tersebut, mengambil alih tugas dari HMS Duncan, menurut laporan Reuters, 17 Juli 2019. Dilaporkan kapal pendukung RFA Wave Knight akan dikerahkan ke Teluk pada awal Agustus. "Pengerahan yang telah direncanakan lama ini tidak mencerminkan eskalasi pada sikap Inggris di kawasan dan misi ini adalah operasi rutin," tambah Kementerian Pertahanan.

 

Sementara Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei mengatakan pada Selasa, Teheran akan menanggapi "pembajakan" Inggris atas penyitaan tanker minyak Iran di Gibraltar awal bulan ini. "Inggris yang jahat melakukan pembajakan dan mencuri kapal kami...Republik Islam tidak akan membiarkan kejahatan ini tak dibalas dan akan menanggapinya pada waktu dan tempat yang tepat," kata Khamenei, dikutip dari Aljazeera.

 

Setelah sambutannya, juru bicara Perdana Menteri Inggris Theresa May mengatakan peningkatan ketegangan antara negara-negara Barat dan Iran tidak menjadi perhatian siapa pun. "kami telah berulang kali menekankan hal itu kepada Iran," kata juru bicara May. Iran telah meminta Inggris untuk segera melepaskan kapal tanker minyaknya, yang ditahan oleh Marinir Kerajaan Inggris dengan tuduhan melanggar sanksi Eropa dengan membawa minyak ke sekutu dekat Teheran, Suriah.

 

Penyitaan kapal tanker Iran memicu ketegangan di Teluk, dengan Inggris mengatakan pada 11 Juli bahwa pihaknya telah mencegah kapal-kapal Iran yang mencoba untuk menahan sebuah kapal tanker Inggris yang melalui Selat Hormuz. (tmpo)

Akses RadarPekanbaru.Com Via Mobile m.RadarPekanbaru.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »