Produksi Beras Riau Menurun,

Gubernur Riau Ingin Siak di Jadikan Contoh

Dibaca: 3281 kali  Kamis,14 Maret 2019
Gubernur Riau  Ingin Siak di Jadikan Contoh
Ket Foto :

RADARPEKANBARU.COM  - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengatakan, belum optimalnya upaya pengembangan potensi pangan lokal dalam mendukung ketahanan pangan akan menjadi perhatian Pemprov Riau kedepan.

"Ketahanan pangan ini akan menjadi perhatian kami kedepan, terutama terkait beras. Karena produksi besar Riau tahun 2013-2017 turun sebesar 3,65 persen per tahun," kata Syamsuar.

Sedangkan kebutuhan konsumsi beras dari tahun 2013-2017 meningkat 1,38 persen per tahun. Untuk menutupi kekurangan itu, pasokan beras didatangkan dari luar daerah.

"Tahun 2017 produksi beras Riau hanya 33,00 persen dari kebutuhan konsumsi beras Riau dan mengalami penurunan sebesar 5,74 per tahun," bebernya.

Karena itu, sebut Syamauar, Pemprov Riau ingin mengundang dinas pertanian kabupaten/kota, membahas rencana kedepan untuk peningkatan produksi beras di provinsi Riau.

"Tapi apa yang kami maksudkan ini harus bisa mencontoh yang bagus, yang produksi berasnya 6 ton per tahun. Misalnya kami di Siak itu produksi 6 ton satu kali panen dalam 1 hektar. Sedangkan di daerah lain kita lihat 4 ton paling tinggi dalam 1 hektar. Tentu ini banyak yang harus diperbaiki," ujarnya.

Kondisi itu menurutnya banyak yang secara administrasi belum diketahui dinas pertanian, sehingga belum mendapat dukungan pemerintah pusat untuk mendorong produksi padi.

"Kami di Siak itu kenapa maju pertanian padinya karena banyak mendapat bantuan dari pusat melalui APBN. Misalnya masalah irigasi disiapkan pusat, jalan usaha pertanian dibantu. Apapun yang dibutuhkan pemerintah daerah dibantu. Jadi saya ingin Siak itu jadi contoh, karena petani kabupaten/kota sudah banyak mencontohkan ke sana. Jadi tak perlu kita studi banding sampai ke Bogor atau ke mana-mana," ujarnya.(ckp)

Akses RadarPekanbaru.Com Via Mobile m.RadarPekanbaru.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »