Satpol PP Diminta Razia Kos-kosan di Pekanbaru Terindikasi Jadi Tempat Asusila

Dibaca: 4503 kali  Selasa,12 Februari 2019
Satpol PP Diminta Razia Kos-kosan di Pekanbaru Terindikasi Jadi Tempat Asusila
Ket Foto : ilustrasi internet

RADARPEKANBARU.COM - Kalangan legislatif di DPRD Kota Pekanbaru meminta pihak Satpol PP Pekanbaru gencar melakukan razia ke sejumlah kos-kosan yang diduga menjadi tempat pasangan muda-mudi berbuat asusila.

Pasalnya banyak laporan dari masyarakat terkait kos-kosan di Kota Pekanbaru yang terindikasi jadi tempat mesum. Seperti di kawasan salah satu perguruan tinggi di Riau di Kecamatan Marpoyan Damai.

"Persoalan ini bukan masalah baru lagi, sudah sering kita menerima laporan dari masyarakat, dimana kos-kosan wanita didatangi teman lelakinya hingga larut malam sehingga mengarah kepada perbuatan asusila. Tentunya kita sangat mengutuk keras tindakan tersebut," ungkap Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Mulyadi Amd, Selasa (12/2/2019).

Untuk itu, politisi PKS ini meminta pihak-pihak terkait mulai dari pemilik kos-kosan, RT/RW hingga Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Satpol PP Pekanbaru bisa mengambil sikap tegas, agar penyakit masyarakat bisa diberantas dan tercapainya visi Pekanbaru Kota Madani.

"Ini tugas kita semua, mulai RT/RW yang merupakan perpanjangan tangan pemerintah untuk melakukan pengawasan, termasuk juga pemilik kos-kosan juga harus bertanggung jawa karena bagaimanapun itu tanggung jawab dia sebagai pemilik kos. Penghuninya harus diperhatikan, diawasi, kan bisa dibuat peraturannya, batas bertamu sampai jam berapa. Jangan yang penting kos berisi saja," ketusnya.

Kepada Satpol PP Pekanbaru juga diharapkan melakukan razia ke sejumlah kos-kosan yang dinilai meresahkan masyarakat. "Satpol PP kita harapkan turun ke lapangan, agar berbagai penyakit masyarakat bisa diatasi dengan maksimal dan Visi walikota Pekanbaru untuk menjadi Pekanbaru Kota Madani bisa tercapai," pungkas Mulyadi.(hrc)
 

Akses RadarPekanbaru.Com Via Mobile m.RadarPekanbaru.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »