TuahRiau.Com
Home ยป Dakwatuna

Horee..Tahun 2016 Pemprov Riau Terima Rp 220 Miliar Bunga Riba Hasil Deposito Dari BRK

Senin,18 September 2017
Horee..Tahun 2016 Pemprov Riau Terima Rp 220 Miliar Bunga Riba Hasil Deposito Dari BRK
Uang ( Ilustrasi )

RADARPEKANBARU.COM - Menanggapi dividen yang dibagikan Bank Riau Kepri jauh dari target diharapkan Pemerintah Provinsi Riau, perusahaan daerah ini mengaku apa yang dibagikan kepada pemerintah Provinsi Riau telah sesuai apa yang diharapkan pada tahun 2016.

Direktur Utama Bank Riau Kepri, Irvandi Gustari, Minggu (17/9) mengatakan jumlah dana yang dibagikan perusahaan telah mencapai apa yang diharapkan pemerintah Provinsi Riau pada tahun 2016.

Ia menjelaskan dana yang dibagikan merupakan hasil dari laba yang diterima perusahaan pada tahun 2015.

Dijelaskan pada tahun 2016 Bank Riau Kepri membagikan dana tidak hanya dalam bentuk dividen tetapi juga dalam bentuk bunga special rate deposito.

Irvandi mengatakan jumlah dividen yang dibagikan tahun 2016 kepada pemerintah Provinsi Riau sebesar Rp 73.206.358.221 ,- ditambah bunga special rate deposito.

Total bunga special rate deposito yang dibayarkan untuk pemerintah daerah di Riau dan Kepri sebesar Rp 220 miliar.

Pemerintah Provinsi Riau menjadi penerima paling besar berdasarkan dana yang ditempatkannya di deposito tersebut.

Bunga special rate yang diberikan tersebut atas permintaan pemegang saham, yakni pemerintah daerah saat itu.

Bunga yang dibayarkan ini diatas dari LPS Rate saat itu.

Pengalokasian dana oleh pemerintah kepada deposito tersebut membuat laba gross menyusut menjadi Rp 415, 3 miliar.

Ia mengatakan pengalihan dana pemerintah daerah ke deposito dengan bunga special rate tersebut untuk meningkatkan pendapatan daerah.

"Menurut yang diketahui upaya yang dilakukan para pemerintah daerah tersebut disebabkan dampak dari turunnya harga minyak dan komoditi sawit dimasa itu. Sehingga membuat dana bagi hasil untuk daerah jauh berkurang," katanya.

Selain itu, rendahnya realisasi tersebut juga disebabkan adanya permasalahan kredit macet pada tahun 2015 lalu sebesar Rp 100 miliar.

Berdasarkan data yang dikeluarkan BPK, pada tahun 2016, Bank Riau Kepri ditargetkan menyumbang dividen sebesar Rp 136.375.000.000,-. Berdasarkan data tersebut Bank Riau Kepri hanya membagikan dividen sebanyak 53,68 persen dari target yang ditetapkan.

Sementara pada tahun 2015 Bank Riau Kepri mampu merealisasikan pembagian dividen sebesar Rp 130.648.894.605,-

Dalam hal kepemilikan saham, pemerintah Provinsi Riau menjadi yang paling besar penyertaan modalnya. Pemerintah Provinsi Riau memiliki porsi sebesar 39,62 persen hingga Agustus 2017 dari total penyertaan yang ada.(radarpku/tribun)

Komentar Anda
Populer
Terkini
© 2015 RadarPekanbaru.Com All Right Reserved