TuahRiau.Com
Home ยป Riau

Rumah Pribadi Syafril Tamun Kadis PU Provinsi Riau Dimolotov OTK

Jumat,19 Februari 2016
Rumah Pribadi Syafril Tamun Kadis PU Provinsi Riau Dimolotov OTK
Tim Identivikasi Polresta Pekanbaru tengah melakukan olah TKP di lokasi pelemparan bom molotov

RADARPEKANBARU.COM- Kediaman pribadi Syafril Tamun Kadis PU Bina Marga Provinsi Riau di Jalan Pinang, Kelurahan Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai di Molotov oleh Orang tak dikenal (OTK). Untung saja kejadian ini tidak menyebabkan kerusakan fatal, 'bom botol' hanya mengenai tembok rumah dan berhasil dipadamkan,pelaku kemungkinan terekam oleh CCTV yang terpasang disekitar rumah.

Demikan diungkapkan Muhamad Ibrahim Akbar keponakan Syafril Tamun saat berada dilokasi kejadian,jum'at (19/2) pagi.

Menurut Ibrahim saat kejadian Syafril Tamun sedang berada di Dumai dinas luarkota.

"Saat kejadian pak Syafril lagi berada di dumai" katanya.

Kejadian sekitar pukul 04.00 WIB-Subuh

Rumah Syafril Tamun, jadi sasaran percobaan pembakaran dengan bom molotov subuh tadi, sekitar pukul 04.00 WIB. Beruntung aksi tersebut cepat diketahui oleh satpamnya bernama Muksan (24), sehingga api bisa dipadamkan dengan cepat, sebelum menimbulkan kerugian besar.

Informasi yang dirangkum dari kepolisian, pelakunya ditenggarai berjumlah tiga orang. "Dua orang berjalan kaki di depan rumah, lalu datang satu lagi pakai motor, mereka terlihat berbincang-bincang lalu pergi," sebut Muksan saat dimintai keterangan oleh polisi yang melakukan olah tempat kejadian perkara.

Saat kejadian itu Muksan dapat tugas jaga malam. Tiba-tiba ia dikagetkan oleh suara pecahan botol dari arah garasi. Bergegas dia keluar untuk memastikan hal tersebut. "Saat itu sudah ada apinya, langsung saya padamkan cepat. Kemudian saya keluar pekarangan rumah untuk melihat siapa orangnya," imbuh dia.

Saat itulah Muksan melihat ada dua orang tak dikenal tengah berjalan kaki. Tak lama mereka dihampiri seorang lainnya yang mengendarai sepeda motor Beat warna putih biru. Mereka sempat terlihat mengobrol sebelum akhirnya pergi meninggalkan lokasi.

Menurut laporannya, aksi bom molotov ini diduga berkaitan dengan proyek pemerintah, mengingat Syafril Tamun merupakan Kadis Bina Marga Riau. Kini kasusnya masih dalam penyelidikan kepolisian.

"Kita sudah menerima laporannya. Kita sudah lakukan olah TKP dan menyita barang bukti berupa pecahan botol dan sumbu dari kain. Masih kita selidiki pelaku dan motifnya," sebut Wakil Kepala Kepolisian Resor Kota Pekanbaru, AKBP Sugeng Putut Wicaksono.(radarpku)

Komentar Anda
Populer
Terkini
© 2015 RadarPekanbaru.Com All Right Reserved