TuahRiau.Com
Home ยป Life Style

Studi Ungkap Efek Buruk di Balik Memenangkan Pemilihan Umum

Jumat,18 Desember 2015
Studi Ungkap Efek Buruk di Balik Memenangkan Pemilihan Umum
Foto Ilustrasi

(RADARPEKANBARU.COM)- Dari gaya hidup, bisa diketahui seberapa besar risiko seseorang untuk terserang suatu penyakit. Akan tetapi ada satu aspek yang jarang diperhatikan orang, yang sebenarnya juga berkaitan dengan hal ini, yaitu pencapaian dalam hidupnya.

Secara mengejutkan, peneliti dari Harvard Medical School menemukan, seseorang yang memenangi sebuah pemilihan, entah itu pemilihan presiden, perdana menteri, raja atau kepala daerah, berisiko mengalami penurunan usia harapan hidup hingga 2,7 tahun.

Peneliti membuktikannya dengan melakukan pengamatan terhadap kondisi kesehatan 279 pemimpin yang terpilih dan 261 kandidat yang tidak terpilih dari total 17 negara.

Kemudian umur masing-masing kandidat selepas mengikuti pemilihan terakhir dihitung sampai akhirnya meninggal. Peneliti lantas membandingkan usia harapan hidup mereka dengan usia harapan hidup rata-rata dari orang yang tidak pernah menjadi kandidat dalam sebuah pemilihan, dengan usia dan jenis kelamin yang sama.

Untuk keperluan data, peneliti sampai harus mengamati hasil pemilihan umum semenjak tahun 1722. Hasilnya, selain penurunan usia harapan hidup, mereka juga dihadapkan pada risiko kematian dini 23 persen lebih tinggi dibandingkan runner up mereka.

"Ini artinya stres dalam menjalankan pemerintahan akan meningkatkan risiko kematian para pemimpin kita," jelas peneliti, Dr Anupam Jena seperti dikutip dari Medical Daily, Jumat (18/12/2015).

Entah kebetulan atau tidak, Anda bisa melihat perbedaan wajah dan warna rambut Presiden AS, Barack Obama sesaat sebelum memenangkan pemilihan presiden 2012 lalu dengan setelah memimpin Amerika selama dua periode.

Terlihat jelas dari tahun ke tahun rambut Obama tampak memutih, dan wajahnya juga tampak lebih kuyu, kemungkinan karena kurang tidur dan memikirkan banyak persoalan yang dihadapi negara adidaya tersebut. Bahkan majalah Time pernah membuat esai foto mengenai hal ini, dengan judul 'How Presidents Age in Office'.

Namun bukan berarti memenangkan sesuatu pasti akan memperbesar risiko kematian seseorang. Dalam sebuah studi lain yang dilakukan di tahun 2007 terungkap, mereka yang memenangkan Piagam Nobel justru hidup dua tahun lebih lama daripada yang hanya mendapatkan nominasinya saja.

Mereka yang duduk di Parlemen Inggris juga dilaporkan bisa hidup lebih lama dan memiliki kondisi kesehatan yang lebih baik ketimbang populasi pada umumnya. Ditengarai karena perlakuan istimewa yang mereka dapatkan sebagai anggota parlemen. (dtc)

 

Komentar Anda
© 2015 RadarPekanbaru.Com All Right Reserved