TuahRiau.Com
Home » Opini

Artis Seksi Amel Alvi Terjaring Razia BNNP di Pekanbaru

Minggu,14 Juni 2015
Artis Seksi Amel Alvi Terjaring Razia BNNP di Pekanbaru
Amel Alfi

RADARPEKANBARU.COM-Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau melakukan razia besar-besaran di 13 lokasi tempat hiburan malam di Kota Bertuah, Jum'at (12/06/15) dinihari. Uniknya, dari belasan tempat maksiat tersebut, petugas dan para awak media dikejutkan dengan keberadaan Amel Alvi.

Model seksi asal Sukabumi yang tengah mengguncang Nusantara karena tersandung skandal prostitusi online tersebut ikut terjaring razia petugas ketika menjadi tamu undangan Female DJ di Arena Billiard dan Cafe di Jalan Kuantan Raya, Kecamatan Lima Puluh. Selama razia pemberantasan penyalahgunaan narkoba tersebut, aktris cantik yang sudah membintangi sejumlah film layar lebar Indonesia ini ikut digiring petugas bersama puluhan pengunjung lain untuk melakukan tes urine.

Hal itu dibenarkan oleh Kabid Pemberantasan BNNP Riau, AKBP Haldun. Menurutnya, dari 13 tempat hiburan malam yang dirazia, pihaknya mengamankan 13 pengunjung yang positif mengkonsumsi narkoba. Meski begitu ia mengaku dari 13 lokasi tersebut, hanya 9 tempat yang pengunjungnya cukup ramai. Sedangkan empat lokasi lagi nihil tanpa pengunjung.

"Awalnya ada sekitar 80 pengunjung yang dites urine, tapi hanya 13 orang yang positif narkoba. Kita juga tak menyangka kalau dia (Amel Alvi) lagi jadi tamu undangan di salah satu lokasi yang kita datangi. Bersama pengunjung lain, dia juga kita menjalani tes urine, tapi hasilnya negatif," kata Haldun kepada riauterkini.com.

Haldun menjelaskan, razia sendiri dimulai pukul 00.00 WIB dan baru selesai hingga pukul 04.00 WIB pagi. Lokasi yang didatangi petugas tersebut diantaranya yaitu Star City, Arena Pool and Cafe Kuantan Raya ,Score, Arena Jalan Tuanku Tambusai, Grand Lampion di Jalan Tuanku Tambusai, Inul Fiesta, Super Idol, Happy Musik dan Yank Club di Jalan Arifin Ahmad.

"Kedepannya, upaya serupa tetap masih kita lakukan lagi. Bagi seluruh pengunjung yang positif narkoba langsung kita bawa ke kantor BNN untuk dilakukan pembinaan dan upaya rehabilitasi," tutupnya. (gas)

 

Sumber : riauterkini
 

Komentar Anda
© 2015 RadarPekanbaru.Com All Right Reserved