TuahRiau.Com
Home ยป Ekonomi

Seminar Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia

Walikota Berharap Menteri PU Membentuk Satker Khusus di Pekanbaru

Senin,02 Maret 2015
Walikota Berharap Menteri PU Membentuk Satker Khusus di Pekanbaru
Walikota Pekanbaru Firdaus ST MT berbincang akrab dengan Gubernur Sumut H Gatot Pujo Nogroho, sebelum acara seminar sehari tentang pengembangan jalan di Medan.
MEDAN, RADARPEKANBARU.COM - Walikota Pekanbaru Firdaus ST MT sangat berharap agar Kementerian PU  membentuk suatu Satker khusus di Pekanbaru yang disebut dengan Satker Metropolitan, satker ini dimaksudkan untuk mengurusi persoalan jalan Nasional yang  ada di Kota Pekanbaru, mengingat saat ini Pekanbaru sudah menjadi Kota Metropolitan serta tingkat kebutuhan kapasitas jalan yang sudah sangat mendesak.

                Hal itu disampaikan  Walikota kepada jajaran kementerian PU Republik Indonesia saat mengikuti seminar sehari Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia yang digelar oleh HPJI Regional  Sumatera, Sabtu (28/2) lalu di Hotel Santika Dyandra, Medan Sumatera Utara dengan keynot speaker Mentri PU RI Basuki Hadi Muljono dan dibuka dengan resmi oleh   Gubernur Sumut H Gatot Pujo Nogroho.

                Walikota yang hadir bersama Kadis PU Bina Marga Azmi, dan Kadis PU Ciptakarya Dadang tersebut menyebutkan bahwa secara kondisi jalan Nasional di Pekanbaru, terbilang cukup baik, namun kualitas jalan Nasional di Riau yang panjangnya mencapai 850 KM adalah dalam kondisi terparah di Sumatera, terutama ruas jalan Lintas Timur.
               
"Di dalam wilayah Kota Pekanbaru terdapat lima ruas jalan Nasional  yakni Jalan Soekarno Hatta, Jalan HR Soebrantas, Jalan Tambusai, Jalan Imam Munandar, dan Jalan Kaharuddin Nasution, semua jalan ini saat secara merata baru dalam bentuk dua jalur, sedangkan kebutuhan saat  ini sudah harus empat jalur. Maka kita berharap ada peningkatan kapasitas jalan Nasional di dalam kota yang terdiri dari jalur cepat dan jalur lambat. Karenanya kita berharap Kementrian PU bisa menambah satu Satker lagi di Riau tepatnya di pekanbaru, dimana saat ini sudah ada Sakter PU pemeliharaan dan pembangunan jalan wilayah 1 dan 2, dengan kondisi sekarang sangat perlu ditambah satu satker lagi seperti yang juga ada di Kota Medan" ujar Walikota.

                Walikota juga menyebutkan, bahwa yang sangat dibutuhkan juga saat ini seiring pesatnya perkembangan masyarakat dan pertumbuhan Kota Pekanbaru, bahwa  tidak hanya peningkatan kapasitas ruang jalan yang kita harapankan, tetapi untuk mengatasi kemacetan yang sudah mulai mengggangu di Pekanbaru, kita mengusulkan agar setiap persimpangan jalan Nasional tersebut dibangun fly over.

                Dalam acara yang dihadiri oleh para Dirjen PU, serta para Gubernur, Bupati, dan Walikota  se-Sumatera itu, Walikota Pekanbaru juga menyuarakan tentang peningkatan pembanguna dan pemeliharaan jalan Nasional yang ada di Riau termasuk percepatan pembangunan jalan Tol Pekanbaru-Dumai.

                "Sebagian besar jalan-jalan Nasional yang ada di Riau masih dibawa standar, seyogayanya jalan Nasional tersebut lebarnya di atas 7 meter ditambah dengan bahu jalan dan darienase, kenyataannya masih banyak jalan nasional d Riau yang lebarnya masih 6 meter  atau dibawah standar. Ini kita harapkan perhatian Kementrian PU. Kita akui dalam tahun-tahun terakhir ini perhatian alkasi dana dari Kementrian  PU untuk Riau sudah  menggembirakan, tetapi belum mampu mengatasi masalah kapasitas  dan pemeliharaan jalannya," ulas Walikota

                Ditambahka Firdaus bahwa jalan tol Pekanbar-Dumai seyogyanya  tahun 2015  ini sudah bisa dimulai."Dari pembicaraan kita dengan dirjen sebelum acara dimulai tadi, direncanakan oleh kementrian PU, tahun 2015 sudah dimulai dan setidaknya dimulai dari lahan yang sudah dibebaskan," tutur Walikota.(rls)
Komentar Anda
© 2015 RadarPekanbaru.Com All Right Reserved